Kamis, 03/09/2026

Pemkab Mahulu Targetkan Bantuan Cadangan Pangan Tahap Kedua Dikirim Pekan Depan

Kamis, 03/09/2026

Penyaluran cadangan pangan tahap pertama yang dilakukan Pemkab Mahulu ke Kecamatan Long Apari sempat mengalami kendala akibat turunnya debit Sungai Mahakam sehingga barang harus dikirim dengan cara diestafet dari darat lalu ke sungai. (Foto: Julika/Korank

Share
Join Grup Telegram Koran Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/+SsC4jer3I5syZWU1 atau klik tombol dibawah ini.

Grup Telegram Koran Kaltim

kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel.

Berita Terkait

Pemkab Mahulu Targetkan Bantuan Cadangan Pangan Tahap Kedua Dikirim Pekan Depan

Kamis, 03/09/2026

logo

Penyaluran cadangan pangan tahap pertama yang dilakukan Pemkab Mahulu ke Kecamatan Long Apari sempat mengalami kendala akibat turunnya debit Sungai Mahakam sehingga barang harus dikirim dengan cara diestafet dari darat lalu ke sungai. (Foto: Julika/Korank

Penulis: Julika Hengin

KORANKALTIM.COM, UJOH BILANG - Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) menyiapkan penyaluran bantuan tahap kedua bagi masyarakat terdampak kondisi darurat kekeringan.

Distribusi ditargetkan mulai dilakukan pekan depan dengan wilayah hulu termasuk Kecamatan Long Apari, menjadi sasaran utama.

Wakil Bupati Mahulu Suhuk mengatakan, penyaluran bantuan tahap pertama telah dilakukan, namun, pelaksanaannya masih menemui sejumlah kendala di lapangan, termasuk distribusi yang belum maksimal di beberapa wilayah. ‎

"Tahap pertama sudah dilaksanakan tapi ada beberapa kendala yang dihadapi setelah kami turun ke lapangan. Kami sudah pelajari untuk penyaluran kedua supaya benar-benar bisa maksimal untuk masyarakat kita,” kata Suhuk saat ditemui di Lobby Kantor Bupati, Kamis (3/9/2026).

Satu diantara kendala terjadi di tiga kampung di wilayah hulu. Kondisi tersebut menjadi bahan evaluasi agar penyaluran berikutnya dapat menjangkau masyarakat secara lebih merata. ‎“Harapan saya, dengan tahap kedua ini kita bisa sampai ke Long Apari,” ujarnya.

Penyaluran tahap kedua juga akan diselaraskan dengan bantuan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. Suhuk menyebut bantuan provinsi sebanyak 52 ton diharapkan mulai diangkut menuju Mahulu pekan depan. Pemerintah daerah telah berkomunikasi mengenai proses pengangkutan bantuan tersebut. Namun, biaya pengiriman menjadi salah satu persoalan karena pengangkutan menggunakan jasa ekspedisi Bulog secara langsung.

Persoalan biaya tersebut akan kembali diperiksa sebagai bahan evaluasi pemerintah daerah dalam menghadapi kondisi darurat atau bencana serupa ke depan. ‎“Nanti kami cross-check lagi, kalau terjadi bencana ataupun situasi darurat seperti ini untuk tahun-tahun berikutnya kami bisa siapkan anggaran untuk hal-hal seperti itu,” papar Suhuk.

Suhuk berharap bantuan dari provinsi dapat segera diangkut dan disalurkan kepada masyarakat di lima kecamatan, terutama wilayah hulu yang menghadapi kendala akses.

Selain jumlah bantuan, ukuran paket juga diupayakan lebih besar. Pada tahap pertama, masyarakat menerima paket sekitar lima kilogram. Untuk tahap berikutnya, pemerintah mempertimbangkan paket 10 hingga 20 kilogram.

‎“Harapan kita dengan bantuan-bantuan ini bisa memaksimalkan memenuhi kebutuhan masyarakat kita. Yang kita antar kemarin hanya lima kilo, harapan kita dengan bantuan yang lebih besar mungkin paketan juga lebih besar lagi, mungkin 10 atau 20 kilo,” paparnya.

Suhuk juga menyoroti mekanisme bantuan pemerintah pusat yang menggunakan basis data tertentu karena dampak kekeringan dirasakan luas sehingga pembagian bantuan perlu mempertimbangkan kondisi riil masyarakat di lapangan.

Kondisi itu sangat dirasakan masyarakat Long Apari. Keterbatasan ketersediaan barang membuat persoalan kebutuhan pokok tidak semata berkaitan dengan kemampuan membeli, tetapi juga akses terhadap barang. Karena itu, penyaluran tahap kedua diarahkan tidak hanya untuk menambah volume bantuan, tetapi memastikan logistik benar-benar sampai kepada masyarakat di wilayah yang paling sulit dijangkau.

Editor: Aspian Nur

Pemkab Mahulu Targetkan Bantuan Cadangan Pangan Tahap Kedua Dikirim Pekan Depan

Kamis, 03/09/2026

Penyaluran cadangan pangan tahap pertama yang dilakukan Pemkab Mahulu ke Kecamatan Long Apari sempat mengalami kendala akibat turunnya debit Sungai Mahakam sehingga barang harus dikirim dengan cara diestafet dari darat lalu ke sungai. (Foto: Julika/Korank

Share

Berita Terkait