Selasa, 16/08/2022

Perusahaan Tutup Sejak Mei Lalu, Karyawan Kontraktor PT GBU di Melak Hadapi Pilihan Sulit

Selasa, 16/08/2022

Tim Kejaksaan RI saat Eksekusi Sita Aset PT.GBU, 18 Mei 2022 lalu. (Foto: Istimewa)

Share
Join Grup Telegram Koran Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/+SsC4jer3I5syZWU1 atau klik tombol dibawah ini.

Grup Telegram Koran Kaltim

kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel.

Berita Terkait

Perusahaan Tutup Sejak Mei Lalu, Karyawan Kontraktor PT GBU di Melak Hadapi Pilihan Sulit

Selasa, 16/08/2022

logo

Tim Kejaksaan RI saat Eksekusi Sita Aset PT.GBU, 18 Mei 2022 lalu. (Foto: Istimewa)

KORANKALTIM.COM, SENDAWAR – Sudah hampir tiga bulan berlalu pasca ditutupnya kegiatan operasional PT Gunung Bara Utama (GBU) di Kecamatan Melak, Kabupaten Kutai Barat, namun sampai hari ini belum ada kejelasan terkait nasib ribuan karyawan yang terdaftar di beberapa perusahaan kontraktornya.

Diketahui hingga saat ini keberlanjutan operasional perusahaan tambang batu bara tersebut  belum ada kepastian pasca dilakukan penyitaan oleh Kejaksaan Agung Republik Indonesia terkait aset milik Heru Hidayat, terpidana perkara tindak pidana korupsi (Tipikor) Jiwasraya pada  18 Mei 2022 lalu.

Hal ini tentu memberikan pilihan sulit bagi Pekerja yang masih berstatus sebagai karyawan dibeberapa kontraktor PT.GBU. "Kami berada pada pilihan yang sangat sulit, disisi lain masih berstatus karyawan tapi secara penghasilan kami jauh berkurang karena statusnya di rumahkan," ungkap Jon, seorang karyawan kontraktor PT GBU kepada Korankaltim.com Selasa (16/8/2022) hari ini.

Dengan penghasilan yang jauh berkurang tidak mampu menutup kebutuhan belanja bulanan keluarganya,belum lagi kalo ada kreditan dan pinjaman bank. "Kami masih dilema, jika kami berhenti maka disarankan untuk mengundurkan diri,sementara jika kami mengundurkan diri  kami tidak dapat apa yang menjadi hak kami," ungkapnya.

Jon dan karyawan lain selalu update menanyakan ke manajemen site namun belum ada jawaban yang pasti. "Kami masih menunggu,walaupun ada kontraktor PT GBU  yang saat ini sudah menyerah dan melakukan pembayaran hak-hak karyawan, harapan kami pemerintah perduli dengan keluh kesah kami," ucap Jon lagi.

Sementara dikonfirmasi terpisah, seorang pimpinan perusahaan kontraktor PT GBU yang tidak ingin namanya ditulis menyampaikan kebijakan manajemen perusahaan intruksikan untuk tetap menunggu hingga ada kepastian yang jelas.

"Saat ini kami masih menunggu soal gaji karyawan tetap kami bayarkan, walaupun tidak sama dengan saat beroperasi," ucapnya.

Penulis : Sunardi
Editor: Aspian Nur

Perusahaan Tutup Sejak Mei Lalu, Karyawan Kontraktor PT GBU di Melak Hadapi Pilihan Sulit

Selasa, 16/08/2022

Tim Kejaksaan RI saat Eksekusi Sita Aset PT.GBU, 18 Mei 2022 lalu. (Foto: Istimewa)

Share

Berita Terkait