Sabtu, 02/10/2021
Sabtu, 02/10/2021
Sekda Kukar, Sunggono
Sabtu, 02/10/2021

Sekda Kukar, Sunggono
KORANKALTIM.COM, TENGGARONG – Situasi dan kondisi Kutai Kartanegara selama pandemic Covid-19 sampai saat ini sudah dalam situasi stabil dan terkontrol, dibuktikan dengan jumlah pasien positif hanya delapan orang, dalam perawatan 124 orang dan pasien sembuh sebanyak 21 orang.
Kondisi itu ditambah dengan mayoritas kecamatan di Kukar yang juga dalam status zona hijau, lima zona kuning dan tiga zona oranye, tanpa zona merah.
Nyatanya, semua itu tak membuat Kutai Kartanegara terlepas dari Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 berdasarkan hasil rapat koordinasi (Rakor) Evaluasi PPKM di luar Jawa-Bali Jumat (1/30/2021).
Dalam Rakor itu kabupaten ini kembali diusulkan untuk penerapan PPKM Level 4, hal mana yang membuat Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar Sunggono merasa heran. “Kami akan klarifikasi untuk beberapa hal yang tidak masuk akal," tegas Sunggono kepada Korankaltim.com Sabtu (2/10/2021) pagi tadi.
Pemkab akan menyampaikan klarifikasi secara tertulis ke pemerintah pusat karena menurutnya, tren kasus Covid-19 di Kukar terus menurun dan lebih baik dibandingkan kota Samarinda.
Sejak awal PPKM Level 4, Pemkab Kukar dalam hal ini Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kukar tidak sekedar mengacu apa yang menjadi instruksi pemerintah pusat dalam penerapannya.
Memang pihaknya mempertimbangkan kondisi riil di lapangan, khusunya dalam menjaga agar aktivitas ekonomi tetap berlangsung optimal sambil memastikan protokol kesehatan tetap dijalankan.
Menurut Sunggono, ini perlu dikonfirmasi ulang ke pemerintah pusat karena menyangkut kredibilitas sekaligus menjawab pertanyaan publik mengapa level pembatasan kegiatan di Kukar tak kunjung turun.
"Ini kan menyangkut kredibilitas. Macam-macam dari masyarakat kita nanti ditanya, kan semua orang mau tahu dan harus dijelaskan berulang-ulang apa sebabnya," tutup Sunggono.
Penulis: Reza Fahlevi
Editor: Aspian Nur
Sabtu, 02/10/2021
Sekda Kukar, Sunggono
TERPOPULER