Senin, 03/08/2026
Senin, 03/08/2026
Camat Sebulu, Edy Fahruddin saat melakukan pengecekan di Puskesmas terkait dugaan keracunan MBG. (Dok. Edy Fahruddin/Camat Sebulu)
Senin, 03/08/2026

Camat Sebulu, Edy Fahruddin saat melakukan pengecekan di Puskesmas terkait dugaan keracunan MBG. (Dok. Edy Fahruddin/Camat Sebulu)
Penulis: Muhammad Anshori
KORANKALTIM.COM, TENGGARONG – Puluhan siswa dan guru di Kecamatan Sebulu, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) diduga mengalami keracunan massal usai mengonsumsi Makanan Bergizi Gratis (MBG), Senin (3/8/2026).
Sebanyak 46 orang dilaporkan mengalami gejala keracunan dan harus mendapatkan penanganan medis. Rinciannya, 27 pasien saat ini dirawat di Unit Gawat Darurat (UGD), sementara 19 lainnya menjalani perawatan di Poli Anak. Camat Sebulu, Edy Fahruddin, mengonfirmasi bahwa korban didominasi oleh siswa. Hingga saat ini, fasilitas kesehatan masih terus didatangi para orang tua untuk mengantarkan anak-anak mereka mendapatkan penanganan medis.
“Kita sudah cek di Puskesmas Sebulu dan banyak orang tua berdatangan mengantar anaknya, keluhannya sama semua diduga akibat konsumsi makanan,” kata Edy.
Peristiwa ini bermula sekitar pukul 09.00 Wita saat pendistribusian makanan dilakukan di sejumlah sekolah dasar di wilayah tersebut. Seorang guru yang lebih dulu mencicipi makanan untuk memastikan kelayakan justru ikut mengalami gejala serupa.
Dalam waktu singkat, puluhan siswa dan guru mengeluhkan mual, muntah dan pusing di lingkungan sekolah sehingga memicu kepanikan dan evakuasi darurat ke fasilitas kesehatan terdekat. “Dalam waktu singkat, puluhan korban langsung mengalami gejala seperti mual, muntah-muntah di lingkungan sekolah, serta pusing,” ungkapnya.
Petugas medis saat ini masih melakukan penanganan intensif terhadap para korban. Di sisi lain, tim terkait telah dikerahkan untuk mengambil sampel makanan guna memastikan penyebab pasti kejadian tersebut.
“Untuk data korban sementara ada 46, jumlah korban dikhawatirkan masih bisa bertambah mengingat ambulans dan kendaraan warga masih terus mengevakuasi anak-anak yang lemas,” pungkasnya.
Editor: Erwin
Senin, 03/08/2026
Camat Sebulu, Edy Fahruddin saat melakukan pengecekan di Puskesmas terkait dugaan keracunan MBG. (Dok. Edy Fahruddin/Camat Sebulu)
TERPOPULER