Kamis, 06/08/2026
Kamis, 06/08/2026
Kebakaran tiga bangunan di Jalan Milono, Kecamatan Tanjung Redeb, Kamis (6/8/2026) sekitar pukul 09.30 Wita. (Foto: Indri/Korankaltim.com)
Kamis, 06/08/2026

Kebakaran tiga bangunan di Jalan Milono, Kecamatan Tanjung Redeb, Kamis (6/8/2026) sekitar pukul 09.30 Wita. (Foto: Indri/Korankaltim.com)
Penulis: Indri
KORANKALTIM.COM, TANJUNG REDEB – Hanya berselang beberapa jam setelah musibah kebakaran di Kota Samarinda, di Kabupaten Berau peristiwa serupa terjadi Kamis (6/8/2026) hari ini.
Di Jalan Milono, Kecamatan Tanjung Redeb, Kabupaten Berau sekitar pukul 09.30 WITA, api berkobar dan menghanguskan tiga rumah yang membuat tiga kepala keluarga (KK) kehilangan tempat tinggal.
Dua bangunan berbahan kayu dan satu bangunan permanen berbahan beton hangus diamuk si jago merah dalam peristiwa ini. Warga sekitar bergerak cepat menyelamatkan sejumlah barang dagangan sebelum kobaran api semakin membesar.
Apri, seorang warga mengatakan asap tebal pertama kali terlihat dari bagian belakang rumah yang berada di tengah deretan bangunan. Berdasarkan informasi yang diperolehnya dari pemilik rumah, api diduga berasal dari korsleting listrik.
"Asap tebal tiba-tiba muncul dari belakang rumah. Pemilik rumah saat itu sedang berada diluar, tidak ada orang di dalam rumah ketika kejadian," kata Apri kepada Korankaltim.com.
Melihat kobaran api yang terus membesar, warga langsung berteriak meminta pertolongan dan berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. Disaat bersamaan, sebagian warga lainnya berinisiatif mengevakuasi barang-barang dagangan milik korban agar tidak ikut terbakar.
"Api cepat membesar. Warga berusaha memadamkan semampunya sambil menyelamatkan barang-barang yang masih bisa dibawa keluar," kata Apri.
Tidak lama setelah laporan diterima, sejumlah unit pemadam kebakaran tiba di lokasi dan langsung melakukan upaya pemadaman. Petugas berjibaku mengendalikan kobaran api agar tidak merambat ke bangunan lain yang berada di kawasan padat penduduk tersebut.
Sekitar 30 menit kemudian, api akhirnya berhasil dipadamkan. Meski tidak ada korban jiwa, kebakaran tersebut mengakibatkan kerusakan berat pada tiga bangunan dan membuat tiga keluarga harus kehilangan tempat tinggal serta mengalami kerugian materi yang diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.
Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Dugaan sementara mengarah pada korsleting listrik di bagian belakang salah satu rumah yang menjadi titik awal munculnya api. Petugas juga masih melakukan pendataan terhadap kerugian yang dialami para pemilik rumah.
Editor: Aspian Nur
Kamis, 06/08/2026
Kebakaran tiga bangunan di Jalan Milono, Kecamatan Tanjung Redeb, Kamis (6/8/2026) sekitar pukul 09.30 Wita. (Foto: Indri/Korankaltim.com)
TERPOPULER