Jumat, 07/08/2026
Jumat, 07/08/2026
Kepala Disdikbud Kukar, Heriansyah. (Foto: Muhammad Anshori/KoranKaltim.com)
Jumat, 07/08/2026

Kepala Disdikbud Kukar, Heriansyah. (Foto: Muhammad Anshori/KoranKaltim.com)
Penulis: Muhammad Anshori
KORANKALTIM.COM, TENGGARONG – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mengalami penyusutan anggaran sebesar Rp63 miliar sebagai dampak pemangkasan APBD Kukar senilai Rp1,6 triliun oleh pemerintah pusat.
Kepala Disdikbud Kukar, Heriansyah, membenarkan penyesuaian tersebut berdampak pada sejumlah rencana kerja yang harus dipangkas. “Ada efisiensi, kita diminta untuk mengurangi rencana kerja sekitar Rp63 miliar,” kata Heriansyah, Jumat (7/8/2026).
Meski demikian, ia memastikan pelayanan dasar pendidikan di Kukar tetap berjalan optimal. Proses belajar mengajar di sekolah dinilai tidak boleh terganggu.
Upaya menyiasati anggaran pada 2026 Disdikbud Kukar memilih mengerem proyek pengadaan barang yang kurang mendesak. Anggaran yang ada bakal diprioritaskan untuk membenahi infrastruktur sekolah yang rusak. “Di 2026 kami lebih fokus ke rehabilitasi di sejumlah sekolah di Kukar, tak ada pengadaan barang,” ucapnya.
Proyek perbaikan fisik tersebut menyasar sekolah-sekolah yang tersebar di berbagai kecamatan se-Kukar, dengan porsi terbesar pada satuan pendidikan tingkat SD.
Fasilitas yang akan dipercepat pembangunannya seperti Ruang Kelas Belajar (RKB), toilet, pagar pengaman lingkungan dan lainnya yang masih memerlukan perbaikan cepat.
“Kami akan terus memberikan pelayanan terbaik untuk pendidikan, termasuk menyediakan wadah yang representatif bagi anak-anak,” pungkasnya.
Editor: Erwin
Jumat, 07/08/2026
Kepala Disdikbud Kukar, Heriansyah. (Foto: Muhammad Anshori/KoranKaltim.com)
TERPOPULER