
Rabu, 15/07/2026
Rabu, 15/07/2026
Tampak truk pengangkut koral yang tidak menggunakan penutup. (Foto: Rahmadani/Korankaltim.com)

Rabu, 15/07/2026

Tampak truk pengangkut koral yang tidak menggunakan penutup. (Foto: Rahmadani/Korankaltim.com)
Penulis: Rahmadani
KORANKALTIM.COM, BONTANG – Masyarakat Kelurahan Tanjung Laut, Kota Bontang mengeluhkan banyaknya tumpahan material koral yang berjatuhan ke jalan dari truk pengangkut tanpa penutup.
Menyikapi hal tersebut, Anggota DPRD Bontang Komisi C, Muhammad Sahib, mengatakan bahwa pihak sudah sejak lama mengikuti dan memantau kejadian itu.
“Kami bahkan sebetulnya sudah pernah langsung datang ke lokasi. Sebab, kejadian ini terus berulang,” katanya, Rabu (15/7/2026).
Ia menjelaskan, masyarakat Tanjung Laut sudah berkali-kali mengeluhkan, bahkan telah melakukan aksi demonstrasi yang mengeluhkan banyaknya tumpahan koral.
DPRD Bontang juga terus mendorong pemerintah daerah melalui Dinas Perhubungan (Dishub) untuk melakukan tindakan penertiban.
Menurutnya, agar kejadian serupa tidak terjadi kembali maka harus dibentuk sebuah aturan lokal yang khusus mengatur agar tidak ada lagi truk pengangkut tidak menggunakan penutup.
“Misalnya, tidak boleh ada mobil pengangkut material yang memuat melebihi kapasitas mobilnya atau ODOL (Over Dimension Over Loading),” terangnya.
Sahib menegaskan, DPRD Bontang telah menyampaikan keluhan masyarakat serta meminta agar Dishub segera mengambil tindakan tegas.
Sebagai langkah konkret, ia menuturkan bahwa Komisi C akan menjadwalkan inspeksi dadakan (sidak) dalam waktu dekat ini ke lokasi tersebut.
Ia berharap, seluruh pihak terkait dapat memberikan perhatian serius, jangan sampai ada pengendara yang menjadi korban kecelakaan karena tergelincir koral berserakan. (Adv)
Editor: Erwin

Rabu, 15/07/2026
Tampak truk pengangkut koral yang tidak menggunakan penutup. (Foto: Rahmadani/Korankaltim.com)
TERPOPULER