Selasa, 12/07/2022

Harga Tiket Pesawat Mahal, Masyarakat Mengeluh, Pemkot Tarakan Ajukan Rute Tambahan

Selasa, 12/07/2022

Aktivitas kapal di Pelabuhan Malundung, Tarakan. (Foto: Korankaltara)

Share
Join Grup Telegram Koran Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/+SsC4jer3I5syZWU1 atau klik tombol dibawah ini.

Grup Telegram Koran Kaltim

kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel.

Berita Terkait

Harga Tiket Pesawat Mahal, Masyarakat Mengeluh, Pemkot Tarakan Ajukan Rute Tambahan

Selasa, 12/07/2022

logo

Aktivitas kapal di Pelabuhan Malundung, Tarakan. (Foto: Korankaltara)

KORANKALTIM.COM, TARAKAN – Masyarakat Kalimantan Utara khususnya di Kota Tarakan mengeluhkan mahalnya harga tiket pesawat terbang dari kota tersebut ke kota lain di Indonesia.

Terkait hal itu, Pemerintah Kota Tarakan akan mengajukan penambahan rute kapal laut, khususnya pelayaran ke Surabaya, Jawa Timur.

Selain untuk transportasi penumpang, nantinya kapal yang dioperasikan oleh Pelayaran Indonesia (Pelni) diharapkan juga bisa membawa barang kebutuhan pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

Wali Kota Tarakan Khairul, mengaku pernah mengusulkan penambahan kapal tersebut sejak tahun 2019. Namun belum ada respons.

Kalau saat ini keberadaan rute Tarakan – Pulau Jawa sangat dibutuhkan, maka dirinya akan kembali mengusulkan penambahan pembukaan rute yang diinginkan tersebut.

“Kami ulang lagi untuk mengusulkan. Kalau memang dibutuhkan masyarakat. Kami akan ke Kementerian Perhubungan untuk mengajukan penambahan rute. Saat ini harga tiket pesawat masih sangat tinggi. Pelaku UMKM kadang-kadang mengirim barangnya atau mendatangkan bahan baku menggunakan kapal. Meskipun cukup lama, setidaknya harganya lebih murah,” kata Khairul dilansir dari Korankaltara.com Selasa (12/7/2022) hari ini.

Dengan adanya kapal yang dioperasikan Pelni kembali melayani pelayaran ke Jawa otomatis akan menjadi alternatif transportasi, baik penumpang maupun barang.

“Kami maunya secepatnya tetapi kapan bisa terlaksana, tergantung juga dari operatornya karena banyak faktor yang mempengaruhinya. Kita usulkan dan lakukan pembahasan. Supaya apa yang diinginkan oleh masyarakat, bisa terpenuhi, dan dapat meningkatkan perputaran ekonomi di Tarakan,” urainya.

Rute kapal Pelni Tarakan-Surabaya pernah dilayani oleh Kapal Motor (KM) Tidar. Namun karena jumlah penumpang sedikit membuat Pelni menghentikan pelayaran rute ini karena dianggap tidak menguntungkan.

Bahkan di tahun 2019, jumlah penumpang tujuan Surabaya hanya berada di kisaran 58 orang dalam sekali pemberangkatan sehingga pengajuan pembukaan rute ini di tahun tersebut pernah ditolak oleh Pelni selaku operator.

Editor: Aspian Nur

Harga Tiket Pesawat Mahal, Masyarakat Mengeluh, Pemkot Tarakan Ajukan Rute Tambahan

Selasa, 12/07/2022

Aktivitas kapal di Pelabuhan Malundung, Tarakan. (Foto: Korankaltara)

Share

Berita Terkait