Selasa, 16/06/2026
Selasa, 16/06/2026
Destinasi Pulau Maratua Menjadi Penyumbang PAD di Berau. (Foto: Indri/Korankaltim.com)
Selasa, 16/06/2026

Destinasi Pulau Maratua Menjadi Penyumbang PAD di Berau. (Foto: Indri/Korankaltim.com)
KORANKALTIM.COM, TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau terus mendorong transformasi digital di sektor pariwisata sebagai langkah strategis untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Melalui digitalisasi transaksi, pencatatan pajak elektronik, hingga promosi destinasi wisata berbasis digital, sektor pariwisata diharapkan mampu menjadi sumber pendapatan berkelanjutan sekaligus penggerak ekonomi daerah.
Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas menegaskan bahwa pariwisata merupakan aset jangka panjang yang harus terus dikembangkan. Menurutnya, potensi alam yang dimiliki Berau mampu menjadi penggerak ekonomi sekaligus sumber PAD yang lebih berkelanjutan dibandingkan sektor yang bergantung pada eksploitasi sumber daya alam.
“Pertambangan bisa habis, tapi pariwisata bila kita jaga dan rawat tidak akan habis,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Berau, Djupiansyah Ganie menjelaskan bahwa kontribusi langsung sektor pariwisata terhadap PAD berasal dari pajak hotel, restoran, dan hiburan yang dibayarkan wisatawan selama berkunjung ke Berau.
“Target penerimaan dari tiga itu sekitar Rp75 miliar pada tahun 2026,” katanya.
Menurutnya, semakin lama wisatawan tinggal di Berau, semakin besar pula dampak ekonomi yang tercipta. Aktivitas menginap di hotel, makan di restoran, hingga menikmati berbagai fasilitas hiburan secara langsung berkontribusi terhadap penerimaan pajak daerah.
Ia menyebut kawasan wisata unggulan seperti Kepulauan Derawan dan Maratua menjadi penyumbang signifikan dari sektor perhotelan. Sementara itu, untuk penerimaan pajak restoran, wilayah Tanjung Redeb masih mendominasi karena tingginya aktivitas usaha kuliner dan kafe.
“Ketika orang datang, mereka menginap di hotel dan makan di restoran. Dari situlah pajak daerah diperoleh,” jelasnya.
Ia menambahkan, dengan dukungan digitalisasi promosi dan transaksi, seluruh potensi wisata lokal diharapkan dapat berkembang menjadi sumber ekonomi baru yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat kemandirian fiskal Kabupaten Berau.
“100 kampung dan 10 kelurahan di 13 kecamatan punya potensi. Kalau dikelola dengan baik, ini bisa menjadi ladang PAD,” pungkasnya. (adv/ri/han/ga)
Selasa, 16/06/2026
Destinasi Pulau Maratua Menjadi Penyumbang PAD di Berau. (Foto: Indri/Korankaltim.com)
TERPOPULER