Selasa, 16/06/2026
Selasa, 16/06/2026
Terlihat klep yang terpasang di pipa Perumdam Tirta Kencana terlepas usai tongkang menyenggol pipa tersebut. (Foto: Adnan Abdul/Korankaltim.com)
Selasa, 16/06/2026

Terlihat klep yang terpasang di pipa Perumdam Tirta Kencana terlepas usai tongkang menyenggol pipa tersebut. (Foto: Adnan Abdul/Korankaltim.com)
Penulis: Adnan Abdul
KORANKALTIM.COM, SAMARINDA – Satpolairud Polresta Samarinda mulai mendalami insiden tongkang yang diduga menyenggol pipa distribusi utama milik Perumdam Tirta Kencana di kawasan Teras Samarinda pada Senin (15/6/2026).
Sejauh ini, penyidik telah meminta keterangan dari nahkoda kapal penarik sebagai saksi awal untuk mengungkap penyebab pasti kejadian tersebut.
Kanit Gakkum Satpolairud Polresta Samarinda, Ipda Zaqi Ur Rahman, menjelaskan bahwa peristiwa itu terjadi ketika aktivitas pengolongan dihentikan sementara akibat cuaca buruk. Hujan deras yang disertai angin kencang membuat kapal dan tongkang menunggu di perairan hingga kondisi dinilai lebih aman.
“Pada saat itu pengolongan memang ditutup sementara karena hujan sangat lebat. Kapal hanya bertahan mengapung sambil menunggu cuaca membaik,” ujarnya.
Menurut hasil pemeriksaan sementara, tongkang kemudian terbawa dorongan arus dan terpaan angin yang cukup kuat. Di saat bersamaan, jarak pandang dari anjungan kapal juga sangat terbatas karena hujan deras.
“Pandangan dari dalam kapal putih semua, sehingga nahkoda melihat posisi tongkang sudah terlalu dekat. Saat berupaya mengendalikan dan menariknya, bagian buritan tongkang akhirnya menyenggol pipa distribusi,” jelas Zaqi.
Ia menambahkan, tidak ditemukan adanya tali penarik yang putus dalam insiden tersebut. Kondisi itu mengindikasikan pergerakan tongkang lebih disebabkan oleh pengaruh arus sungai dan cuaca ekstrem daripada kegagalan peralatan penarik.
Untuk sementara, polisi baru memeriksa nahkoda Tug Boat Raja Samudra 08 yang menarik tongkang Fery 17. Pemeriksaan terhadap pihak lain masih dimungkinkan apabila diperlukan dalam proses penyelidikan.
“Baru kapten yang kami mintai keterangan karena dia yang bertanggung jawab terhadap pengoperasian kapal. Namun perkembangan selanjutnya akan kami lihat sesuai kebutuhan penyidikan,” katanya.
Selain mengumpulkan keterangan dari awak kapal, Satpolairud juga berencana berkoordinasi dengan pihak Perumdam Tirta Kencana menyusul adanya pergeseran pipa dan terlepasnya sejumlah klem penyangga akibat benturan tersebut.
“Kami juga akan memanggil pihak terkait untuk mengetahui dampak yang ditimbulkan dan menentukan langkah tindak lanjut antara kedua belah pihak,” tuturnya.
Meski struktur pipa mengalami pergeseran, Perumdam Tirta Kencana sebelumnya memastikan distribusi air bersih kepada masyarakat tetap berjalan normal dan tidak mengalami gangguan pelayanan.
Editor: Erwin
Selasa, 16/06/2026
Terlihat klep yang terpasang di pipa Perumdam Tirta Kencana terlepas usai tongkang menyenggol pipa tersebut. (Foto: Adnan Abdul/Korankaltim.com)
TERPOPULER