Selasa, 16/06/2026

BPS Kukar Kerahkan 586 Petugas Sensus 2026 ke 20 Kecamatan

Selasa, 16/06/2026

Petugas Sensus Ekonomi 2026 mulai bergerak di seluruh wilayah di Kutai Kartanegara, mendatangi 20 kecamatan dan akan bertugas lebih dari dua bulan. (Foto: ilustrasiAI)

Share
Join Grup Telegram Koran Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/+SsC4jer3I5syZWU1 atau klik tombol dibawah ini.

Grup Telegram Koran Kaltim

kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel.

Berita Terkait

BPS Kukar Kerahkan 586 Petugas Sensus 2026 ke 20 Kecamatan

Selasa, 16/06/2026

logo

Petugas Sensus Ekonomi 2026 mulai bergerak di seluruh wilayah di Kutai Kartanegara, mendatangi 20 kecamatan dan akan bertugas lebih dari dua bulan. (Foto: ilustrasiAI)

Penulis: Muhammad Heriansyah

KORANKALTIM.COM, TENGGARONG  – Badan Pusat Statistik Kabupaten Kutai Kartanegara (BPS Kukar) resmi memulai pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. 

Sebanyak 586 petugas lapangan diterjunkan untuk melakukan pendataan secara langsung atau door to door di seluruh wilayah Kukar yang mencakup 20 kecamatan.

Pelaksana Harian (Plh) Kepala BPS Kukar Khairil Anwar mengatakan, pelaksanaan sensus ekonomi lapangan telah dimulai sejak 15 Juni kemarin dan akan berlangsung hingga 31 Agustus 2026 mendatang.

“Total petugas yang kami kerahkan sebanyak 586 orang yang tersebar di 20 kecamatan di wilayah Kutai Kartanegara,” kata Khairil kepada Korankaltim.com, Selasa (16/6/2026).

Rentang waktu pelaksanaan yang mencapai sekitar dua setengah bulan disesuaikan dengan luasnya wilayah Kukar dan tingginya beban kerja masing-masing petugas di lapangan.

“Karena wilayah sebarannya cukup luas, kami memberikan waktu yang lebih panjang kepada petugas. Beban kerja masing-masing petugas juga cukup banyak sehingga pelaksanaannya berlangsung sekitar dua bulan setengah,” jelasnya.

Sensus ekonomi kali ini dilakukan dengan metode door to door berdasarkan Satuan Lingkungan Setempat (SLS) yang telah ditetapkan oleh BPS. Petugas akan mendatangi rumah tangga maupun pelaku usaha secara langsung untuk melakukan pendataan.

Untuk menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat, seluruh petugas lapangan dibekali identitas resmi berupa rompi, tanda pengenal (name tag), serta surat tugas.

“Petugas kami dilengkapi atribut lengkap, menggunakan rompi, name tag, dan surat tugas resmi. Jadi masyarakat dapat mengenali dengan mudah petugas yang bertugas di lapangan,” papar Khairil.

Mengantisipasi kemungkinan adanya pihak yang mengatasnamakan kegiatan sensus untuk kepentingan lain, BPS Kukar juga menyiapkan sistem verifikasi identitas petugas melalui barcode yang tertera pada name tag.

Masyarakat diminta untuk tidak ragu melakukan pengecekan apabila merasa kurang yakin terhadap identitas petugas yang datang.

“Pada name tag petugas terdapat barcode yang dapat dipindai. Jika masyarakat ragu, silakan scan barcode tersebut. Nantinya akan terhubung ke sistem dan server BPS sehingga dapat diketahui apakah yang bersangkutan benar-benar petugas Sensus Ekonomi 2026,” ungkap Khairil.

Dengan adanya sistem verifikasi tersebut, masyarakat diharapkan dapat lebih tenang dan percaya dalam memberikan informasi kepada petugas.

“Kami berharap masyarakat dapat memberikan jawaban yang sebenar-benarnya karena data yang dikumpulkan sangat penting untuk menghasilkan gambaran kondisi ekonomi yang akurat,” tambahnya.

Hasil Sensus Ekonomi 2026 akan menjadi sumber informasi strategis untuk memotret struktur perekonomian daerah, termasuk perkembangan berbagai sektor usaha di Kutai Kartanegara.

Data yang terkumpul nantinya akan menjadi dasar bagi pemerintah dalam menyusun kebijakan pembangunan ekonomi yang lebih tepat sasaran dan berkelanjutan.

Bupati Kutai Kartanegara Aulia Rahman Basri mengajak seluruh masyarakat, khususnya para pelaku usaha, untuk berpartisipasi aktif dalam menyukseskan pelaksanaan sensus ekonomi.

“Saya mengajak seluruh masyarakat Kutai Kartanegara untuk mendukung dan menyukseskan Sensus Ekonomi 2026 dengan memberikan data yang sebenar-benarnya. Khususnya para pelaku usaha, mari terbuka dan menyambut baik petugas BPS yang datang melakukan pendataan,” kata Aulia.

Partisipasi masyarakat sangat menentukan kualitas data yang dihasilkan. Semakin akurat data yang diberikan, semakin baik pula perencanaan pembangunan ekonomi yang dapat dirumuskan pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sensus Ekonomi 2026 menjadi momentum penting untuk menghadirkan data yang komprehensif mengenai aktivitas ekonomi masyarakat. “Karena itu, dukungan seluruh elemen masyarakat diharapkan dapat menjadi kunci sukses pelaksanaan sensus ekonomi 2026 ini,” ucap Aulia.

Editor: Aspian Nur

BPS Kukar Kerahkan 586 Petugas Sensus 2026 ke 20 Kecamatan

Selasa, 16/06/2026

Petugas Sensus Ekonomi 2026 mulai bergerak di seluruh wilayah di Kutai Kartanegara, mendatangi 20 kecamatan dan akan bertugas lebih dari dua bulan. (Foto: ilustrasiAI)

Share

Berita Terkait