Kamis, 14/09/2023

Manguati Banua, Tradisi Adat yang Menandai Awal Rangkaian Hari Jadi Kabupaten Berau ke-70 Tahun

Kamis, 14/09/2023

Tradisi Manguati Banua di Keraton Kesultanan Sambaliung menjadi awal rangkaian hari jadi Kabupaten Berau ke-70, Kamis (14/9/2023). (Foto: Indri/Korankaltim.com)

Share
Join Grup Telegram Koran Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/+SsC4jer3I5syZWU1 atau klik tombol dibawah ini.

Grup Telegram Koran Kaltim

kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel.

Berita Terkait

Manguati Banua, Tradisi Adat yang Menandai Awal Rangkaian Hari Jadi Kabupaten Berau ke-70 Tahun

Kamis, 14/09/2023

logo

Tradisi Manguati Banua di Keraton Kesultanan Sambaliung menjadi awal rangkaian hari jadi Kabupaten Berau ke-70, Kamis (14/9/2023). (Foto: Indri/Korankaltim.com)

Penulis: */Indri

KORANKALTIM.COM, TANJUNG REDEB - Rangkaian peringatan hari jadi Kabupaten Berau ke-70 tahun dan Kota Tanjung Redeb ke-213 tahun ditandai oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau bersama Kesultanan Sambaliung dengan menggelar tradisi Manguati Banua atau mengobati kampung yang dilaksanakan di depan keraton, pada Kamis (14/9/2023).

Acara tersebut dibuka Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas didampingi Wakil Bupati Berau, Gamalis serta mantan Bupati Berau, Makmur HAPK dan dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Sri Juniarsih Mas mengatakan, tradisi Manguati Banua merupakan bagian dari adat istiadat serta kebudayaan Berau yang harus dipertahankan sampai saat ini. 

Tradisi Manguati Banua ini menjadi awal dari seluruh rangkaian peringatan hari jadi Kabupaten Berau yang berisi kegiatan doa Bersama agar Berau senantiasa diberikan keselamatan dan terhindar dari segala bentuk marabahaya.

Sri juga mengucapkan terima kasih dan memberikan penghargaan kepada Kesultanan Sambaliung,
Kesultanan Gunung Tabur, para pemangku adat kesultanan, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh agama berkat terselenggaranya kegiatan ini.

"Saya pun mendorong jajaran Disbudpar bersama perangkat terkait untuk terus melakukan pembinaan dan program-program yang inovatif untuk kebudayaan," ungkapnya.

Dia mencontohkan seperti menginventarisir ajang budaya, jalin komunikasi dengan masyarakat adat secara berkesinambungan dan memberikan dukungan maksimal sesuai dengan sumber daya yang tersedia.

Ia pun berharap kampung budaya di Berau terus dikembangkan. Sehingga, destinasi wisata Berau, tidak hanya berorientasi pada wisata alam bahari atau kekayaan alam bawah lautnya. Tetapi juga wisata budaya yang masih dilestarikan turun-temurun dan menjadi ciri khas daerah tersebut seperti adat Manguati Banua ini.

Editor: Maruly Zainuddin


Manguati Banua, Tradisi Adat yang Menandai Awal Rangkaian Hari Jadi Kabupaten Berau ke-70 Tahun

Kamis, 14/09/2023

Tradisi Manguati Banua di Keraton Kesultanan Sambaliung menjadi awal rangkaian hari jadi Kabupaten Berau ke-70, Kamis (14/9/2023). (Foto: Indri/Korankaltim.com)

Share

Berita Terkait