Senin, 09/06/2025

Kepala Desa dan Warga Muara Muntai Ilir Diserang Massa, Diduga Salah Paham soal Kehadiran Perusahaan BUMN

Senin, 09/06/2025

Tangan Kades Muara Muntai Ilir, Arifadin Nur usai melapor ke Polres Kukar. (Foto: Erlita/Korankaltim.com)

Share
Join Grup Telegram Koran Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/+SsC4jer3I5syZWU1 atau klik tombol dibawah ini.

Grup Telegram Koran Kaltim

kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel.

Berita Terkait

Kepala Desa dan Warga Muara Muntai Ilir Diserang Massa, Diduga Salah Paham soal Kehadiran Perusahaan BUMN

Senin, 09/06/2025

logo

Tangan Kades Muara Muntai Ilir, Arifadin Nur usai melapor ke Polres Kukar. (Foto: Erlita/Korankaltim.com)

Penulis: Erlita Budiarti

KORANKALTIM.COM, TENGGARONG – Sebuah aksi kekerasan terjadi di Desa Muara Muntai Ilir, KEcamatan  Muara Muntai, Kabupaten Kutai Kartanegara yang diduga dipicu kesalahpahaman kelompok tertentu terhadap rencana kehadiran Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di wilayah tersebut. 

Kepala Desa Muara Muntai Ilir Arifadin Nur menjadi korban utama dalam insiden yang terjadi saat acara halal bihalal, yang tiba-tiba berubah menjadi ajang penyerangan.

Menurut keterangannya, massa yang tidak dikenal datang menyerang rumahnya saat ada acara halal bihalal Iduadha. "Yang disasar rumah saya, hancur. Kacanya pecah, saya juga dihajar. Mereka pikir ada orang BUMN dalam acara halal bihalal itu," sebut Arifadin kepada Korankaltim.com Senin (9/6/2025).

Massa yang datang bukanlah warga setempat, ada satu warga setempat namun berstatus pendatang. “Bukan warga kami, ada satu pendatang, sisanya bukan warga sini. Mereka massa bayaran, yang lainnya menonton,” sebutnya. 

Arifadin menduga massa telah termakan isu dirinya mengundang Pelindo ke desa, sehingga mereka merasa mata pencaharian mereka terancam.

Akibat serangan tersebut, si kepala desa mengalami luka robek dengan jahitan 3-5 di tangan kanan bagian siku, akibat menahan balok kayu berukuran 5x10 yang diarahkan padanya. Korban lainnya, seorang warga bernama Kasdi bahkan mengalami luka lebih parah dengan 10 jahitan setelah mencoba melindungi Arifadin dan diserang dari belakang.

"Pak Kasdi ini berusaha, untuk melindungi saya tapi dihajar dari belakang," jelas Arifadin sembari menambahkan kalau serangan ini bukan sekadar amukan spontan, melainkan bentuk penyerangan terencana. 

Sementara Kasi Humas Polres Kukar Iptu Maryono mengakui laporan telah diterima dan ditindaklanjuti. "Sudah diterima laporannya, dan saat ini masih dalam tahap penyelidikan," ujar Maryono.

Sebagai bagian dari prosedur hukum, pihak kepolisian terlebih dahulu melakukan visum terhadap para korban sebelum melanjutkan pemeriksaan. "Tindak lanjutnya dilakukan visum lebih dulu, baru nanti korban akan kami periksa lebih dulu," ucap Maryono lagi.

Editor: Aspian Nur

Kepala Desa dan Warga Muara Muntai Ilir Diserang Massa, Diduga Salah Paham soal Kehadiran Perusahaan BUMN

Senin, 09/06/2025

Tangan Kades Muara Muntai Ilir, Arifadin Nur usai melapor ke Polres Kukar. (Foto: Erlita/Korankaltim.com)

Share

Berita Terkait