Rabu, 24/06/2026

Minta Sekolah Prioritaskan Zonasi, Wagub PPU Tegaskan Tak Ada Aturan "Siswa Titipan"

Rabu, 24/06/2026

Wakil Bupati PPU, Abdul Waris Muin. (Foto: Dinda/Korankaltim.com)

Share
Join Grup Telegram Koran Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/+SsC4jer3I5syZWU1 atau klik tombol dibawah ini.

Grup Telegram Koran Kaltim

kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel.

Berita Terkait

Minta Sekolah Prioritaskan Zonasi, Wagub PPU Tegaskan Tak Ada Aturan "Siswa Titipan"

Rabu, 24/06/2026

logo

Wakil Bupati PPU, Abdul Waris Muin. (Foto: Dinda/Korankaltim.com)

Penulis: Dinda Ayu Dwi Meylani

KORANKALTIM.COM, PENAJAM - Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (Pemkab PPU) berkomitmen menjalankan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) yang bersih dan transparan. 

Wakil Bupati PPU Abdul Waris Muin menegaskan hal itu dan mengimbau seluruh kepala sekolah di wilayah PPU untuk memprioritaskan kuota zonasi dan meminimalisasi praktik "siswa titipan".

Pernyataan ini disampaikan sebagai respons atas kekhawatiran masyarakat mengenai adanya siswa titipan serta fenomena perpindahan domisili mendadak demi mengincar sekolah-sekolah favorit, seperti SMP 5 Gerumukti yang kerap menjadi primadona.

"Jangan ada titipan, jangan ada ini. Semua dalam koridor pemerintahan, itu tidak bisa diawasi secara menyeluruh, tapi harus dihilangkan titipan," tegas Waris.

Sekolah harus mengutamakan aturan yang berlaku apalagi terkait masalah perpindahan domisili yang kerap dimanfaatkannya oknum warga demi masuk zonasi sekolah tertentu. Kebijakan teknis tersebut diserahkan kepada pihak sekolah dan Waris menekankan pentingnya pemenuhan kuota utama terlebih dahulu.

"Yang penting satu hal yang saya sampaikan ke kepala sekolah, kuotanya. Penuhi dulu kuotanya, baru yang lainnya diterima," tegasnya.

Pemantau jalannya proses pendidikan dan mengecek kondisi fasilitas di lapangan dilakukan Waris. Dari hasil kunjungannya, ia menemukan beberapa catatan yang harus segera dibenahi, salah satunya di kawasan Babulu Laut.

"Saya melihat ada komunikasi dari kepala sekolah ke guru. Kedua, itu yang saya sering sampaikan, penekanan siswa itu jangan juga terlalu dimanjakan. Artinya, perbaiki cara belajarnya. Ketiga, saya minta ruangan belajarnya itu jangan sampai ada sekolahan yang memang diprioritaskan, ada yang (terbengkalai)," jelas Waris lagi.

Ia menyayangkan kondisi sekolah di Babulu Laut yang dinilai kurang layak karena keterbatasan ruang. Ia berkomitmen untuk menginventarisasi sekolah-sekolah yang memerlukan perbaikan fasilitas pada tahun anggaran mendatang agar mutu pendidikan di PPU dapat merata.

Editor : Aspian Nur

Minta Sekolah Prioritaskan Zonasi, Wagub PPU Tegaskan Tak Ada Aturan "Siswa Titipan"

Rabu, 24/06/2026

Wakil Bupati PPU, Abdul Waris Muin. (Foto: Dinda/Korankaltim.com)

Share

Berita Terkait