Selasa, 23/06/2026

Disnaker Balikpapan Prioritaskan Pelatihan Kerja Berdaya Serap Tinggi pada 2027

Selasa, 23/06/2026

Kantor Disnaker Balikpapan. (Foto: Dok.Korankaltim.com)

Share
Join Grup Telegram Koran Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/+SsC4jer3I5syZWU1 atau klik tombol dibawah ini.

Grup Telegram Koran Kaltim

kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel.

Berita Terkait

Disnaker Balikpapan Prioritaskan Pelatihan Kerja Berdaya Serap Tinggi pada 2027

Selasa, 23/06/2026

logo

Kantor Disnaker Balikpapan. (Foto: Dok.Korankaltim.com)

Penulis: La Eko

KORANKALTIM.COM, BALIKPAPAN – Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Balikpapan akan memfokuskan program pelatihan kerja tahun 2027 pada sektor-sektor yang memiliki daya serap tenaga kerja tinggi dan berpotensi mendorong lahirnya usaha mandiri di masyarakat.

Kepala Disnaker Balikpapan Adamin Siregar mengatakan, arah kebijakan tersebut menjadi salah satu pembahasan dalam penyusunan rencana kerja tahun 2027 bersama Komisi IV DPRD Kota Balikpapan. 

Program pelatihan ke depan tidak hanya mempertimbangkan jenis pekerjaan dengan pendapatan besar, tetapi juga efektivitasnya dalam membuka peluang kerja bagi lebih banyak warga.

“Fokusnya adalah pelatihan yang bisa memberikan kesempatan kerja kepada masyarakat dalam jumlah lebih banyak,” kata Adamin kepada Korankaltim.com Selasa (23/6/2026).

Ia mencontohkan, pelatihan operator alat berat selama ini membutuhkan biaya yang cukup besar, bahkan bisa mencapai sekitar Rp10 juta per peserta. 

Dengan anggaran yang sama, Disnaker mempertimbangkan pelatihan lain yang mampu menjangkau lebih banyak peserta, seperti digital marketing, kuliner, dan berbagai bidang jasa.

Kebutuhan pelatihan yang paling tepat masih akan dipetakan ulang berdasarkan kondisi pasar kerja dan peluang usaha yang berkembang di Balikpapan. Karena itu, penentuan jenis pelatihan tidak hanya berorientasi pada tren, tetapi juga pada potensi penyerapan tenaga kerja.

“Yang akan kami petakan adalah pelatihan apa yang benar-benar bisa memberikan kesempatan orang untuk bekerja atau berusaha,” jelas Adamin.

Selain meningkatkan keterampilan peserta, Disnaker juga ingin menciptakan efek berkelanjutan melalui program tersebut. Peserta yang telah mendapatkan pelatihan diharapkan dapat berbagi ilmu dan keterampilan kepada masyarakat lainnya.

“Kami berharap peserta yang sudah dilatih memiliki komitmen untuk menularkan pengetahuan dan keterampilannya kepada orang lain,” paparnya.

Program pelatihan tersebut menyasar masyarakat usia produktif, mulai dari lulusan sekolah menengah yang telah memasuki usia kerja hingga sekitar 40 tahun. Disnaker menilai kelompok usia tersebut masih memiliki peluang besar untuk bekerja maupun mengembangkan usaha secara mandiri.

Pelaksanaan pelatihan akan memanfaatkan lembaga pelatihan dan tenaga instruktur yang berada di Balikpapan. Langkah ini dilakukan agar anggaran yang dialokasikan tetap berputar di daerah dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat lokal.

“Pelatihan akan dilaksanakan di Balikpapan dengan memanfaatkan fasilitas dan tenaga pelatih yang ada di sini. Jadi manfaat ekonominya juga bisa dirasakan daerah,” pungkas Adamin.

Editor: Aspian Nur

Disnaker Balikpapan Prioritaskan Pelatihan Kerja Berdaya Serap Tinggi pada 2027

Selasa, 23/06/2026

Kantor Disnaker Balikpapan. (Foto: Dok.Korankaltim.com)

Share

Berita Terkait