Selasa, 23/06/2026

Proyek Pembangunan Dermaga 2 Penajam Terhambat Cuaca Ekstrem dan Pasang Surut Air Laut

Selasa, 23/06/2026

Pengecoran bagian breasting dolphin yang ada di dermaga II Penajam beberapa waktu lalu. (Foto: Dinda/Korankaltim.com)

Share
Join Grup Telegram Koran Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/+SsC4jer3I5syZWU1 atau klik tombol dibawah ini.

Grup Telegram Koran Kaltim

kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel.

Berita Terkait

Proyek Pembangunan Dermaga 2 Penajam Terhambat Cuaca Ekstrem dan Pasang Surut Air Laut

Selasa, 23/06/2026

logo

Pengecoran bagian breasting dolphin yang ada di dermaga II Penajam beberapa waktu lalu. (Foto: Dinda/Korankaltim.com)

Penulis: Dinda Ayu Dwi Meylani

KORANKALTIM.COM, PENAJAM – Pengerjaan proyek Dermaga 2 Penajam di Penajam Paser Utara (PPU) mengalami perpanjangan waktu dari jadwal yang telah ditetapkan sebelumnya. 

PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Balikpapan memastikan penyesuaian jadwal dilakukan untuk menjaga keselamatan kerja serta kualitas konstruksi dermaga.

General Manager PT ASDP Cabang Balikpapan Ramadani mengatakan, target penyelesaian proyek yang semula dijadwalkan pada 14 Juni harus diperpanjang hingga 21 Juni. Namun karena kondisi di lapangan, waktu pengerjaan kembali disesuaikan hingga 30 Juni pekan depan.

“Kami selalu memonitor kondisi di lapangan. Karena ini adalah proses pengecoran yang bersinggungan langsung dengan air laut, kami harus menyesuaikan dengan kondisi pasang surut air dan cuaca ekstrem yang terjadi beberapa hari terakhir,” ujar Ramadani, Selasa (23/6/2026).

Cuaca menjadi kendala utama selama proses pekerjaan berlangsung. Beberapa kali kegiatan pengecoran terganggu akibat hujan yang turun pada pagi hari disertai angin kencang. Selain itu, sebagian area pengecoran berada di bawah permukaan air laut saat kondisi pasang sehingga pelaksanaan pekerjaan harus dilakukan secara hati-hati.

ASDP tidak ingin terburu-buru menyelesaikan pekerjaan karena kualitas hasil pengecoran harus tetap terjaga agar struktur dermaga aman digunakan dalam jangka panjang.

“Ini semata-mata adalah faktor keselamatan untuk memastikan kondisi dermaga benar-benar aman. Kami juga sudah mengirimkan surat resmi kepada seluruh stakeholder terkait mengenai perpanjangan waktu ini. Sesuai desain kami, dermaga ini diproyeksikan dapat bertahan dan digunakan hingga 20 sampai 30 tahun ke depan,” papar Ramadani.

Saat ini pekerjaan di lapangan difokuskan pada pengecoran bagian breasting dolphin. Berdasarkan data terakhir, progres fisik pembangunan Dermaga 2 Penajam telah mencapai hampir 85 persen dan memasuki tahap akhir penyelesaian.

“Kami berharap cuaca ke depan terus membaik dan kondisi pasang surut air laut mendukung, sehingga pengecoran ini bisa segera diselesaikan dengan baik,” ucap Ramadani.

Perpanjangan waktu pengerjaan tersebut diharapkan dapat memberikan ruang bagi pelaksanaan konstruksi yang lebih aman dan sesuai standar, sehingga Dermaga 2 Penajam dapat beroperasi dengan kualitas yang optimal saat selesai dibangun. 

Editor: Aspian Nur

Proyek Pembangunan Dermaga 2 Penajam Terhambat Cuaca Ekstrem dan Pasang Surut Air Laut

Selasa, 23/06/2026

Pengecoran bagian breasting dolphin yang ada di dermaga II Penajam beberapa waktu lalu. (Foto: Dinda/Korankaltim.com)

Share

Berita Terkait