Kamis, 03/04/2025
Kamis, 03/04/2025
Momen saat Jose Mourinho (kiri) mencubit hidung Okan Buruk yang terekam kamera televisi. (Foto: Gettyimages)
Kamis, 03/04/2025

Momen saat Jose Mourinho (kiri) mencubit hidung Okan Buruk yang terekam kamera televisi. (Foto: Gettyimages)
KORANKALTIM.COM - Jose Mourinho berulah lagi di Turki. Pelatih klub Fenerbahce asal Portugal itu secara tak terduga mencubit hidung pelatih Galatasaray Okan Buruk saat Fenerbahce dalam derby Kota Istanbul Kamis (3/4/2025) dini hari tadi.
Tim asuhan Mourinho menelan kekalahan mengecewakan 2-1 dalam pertandingan tersebut, yang terjadi di perempat final Piala Turki.
Laga diwarnai dengan kekacauan yang dipicu oleh Mourinho yang membuat tiga pemain yaitu Mert Yandas dari Fenerbahce dan Kerem Demirbay serta Baris Yilmaz dari Galatasaray harus diusir wasit dari lapangan.
Saat pertandingan berakhir, Mourinho bertengkar dengan Buruk saat ia masuk ke lapangan. Mourinho terlihat tidak senang kemudian mencubit hidung mantan legenda timnas Turki itu.
Buruk terjatuh ke lantai setelah insiden tersebut saat para pemain dari kedua tim bergegas masuk, dengan sang pelatih Galatasaray memegangi hidung dan wajahnya. Keributan yang terjadi berujung pada tiga kartu merah di menit kedua babak kedua. Mourinho kemudian ditarik keluar dari tempat kejadian oleh seorang anggota staf pelatihnya.
Meskipun mantan pelatih Chelsea, Man United dan Tottenham itu lolos dari hukuman usai pertandingan namun Mourinho bisa terkena larangan bertanding setelah keributan tersebut yang dengan cepat menjadi viral di media sosial.
Ini merupakan akhir yang menyedihkan bagi Mourinho saat timnya tersingkir dari piala tersebut. Victor Osimhen mencetak dua gol bagi Galatasaray, sedangkan Sebastian Szymanski mencetak gol bagi Fenerbahce.
Sejatinya tidak ada rasa cinta yang hilang diantara kedua manajer tim yang mana Mourinho mengajukan tuntutan hukum kepada Galatasaray di bulan Februari setelah klub tersebut menuduhnya telah membuat pernyataan rasis.
Mourinho, berbicara setelah hasil imbang 0-0 di derbi Turki, mengatakan mereka yang berada dibangku cadangan Galatasaray telah 'melompat-lompat seperti monyet'.
Tim asuhan Mourinho membuntuti rival utama mereka di liga, dengan Galatasaray yang memiliki keunggulan enam poin, meskipun telah memainkan satu pertandingan lebih banyak.
Ini bukan pertama kalinya Mourinho terlibat dalam pertengkaran fisik dengan pelatih lawan. Dia menyebabkan kemarahan di Spanyol pada tahun 2011 ketika dia mencolek mata asisten Barcelona Tito Vilanova saat menjadi pelatih Real Madrid.
Dia awalnya diskors untuk dua pertandingan karena insiden tersebut meskipun ini dicabut karena adanya amnesti yang lebih luas untuk larangan bertanding. Mourinho akhirnya meminta maaf atas insiden tersebut 10 tahun kemudian.
“Saya yang salah, saya tidak seharusnya melakukan apa yang saya lakukan. Tentu saja tidak, citra negatif itu akan melekat selamanya. Tito tidak ada hubungannya dengan itu. Saya meminta maaf kepadanya,” ujar Mourinho saat itu.
Editor: Aspian Nur
Kamis, 03/04/2025
Momen saat Jose Mourinho (kiri) mencubit hidung Okan Buruk yang terekam kamera televisi. (Foto: Gettyimages)
TERPOPULER