Jumat, 12/06/2026
Jumat, 12/06/2026
Tes Psikologi personel Polres Kukar. (Foto: Dok.Polres Kukar)
Jumat, 12/06/2026

Tes Psikologi personel Polres Kukar. (Foto: Dok.Polres Kukar)
Penulis: Muhammad Anshori
KORANKALTIM.COM, TENGGARONG - Kepolisian Resor Kutai Kartanegara (Polres Kukar) menggelar tes psikologi untuk ratusan personel mereka sebagai satu dari syarat mutlak bagi anggota Polri yang akan maupun telah memegang senjata api (senpi) dinas.
Kegiatan yang dilaksanakan secara periodik setiap enam bulan sekali ini merupakan hasil kerja sama antara Bagian Sumber Daya Manusia (Bag SDM) Polres Kukar dengan Tim Psikologi Biro SDM Polda Kalimantan Timur (Kaltim).
Kabag Sumber Daya Manusia (SDM) Polres Kukar Kompol Suwarno menjelaskan, tes psikologi diikuti sekitar 165 personel, terdiri dari anggota yang bertugas di Markas Polres Kukar maupun Kepolisian Sektor (Polsek) jajaran.
"Ada sekitar 165 personel yang kami tunjuk untuk mengikuti tes kali ini, terdiri dari perwira seperti Kanit Reskrim serta bintara dari berbagai fungsi mulai dari Reskrim, Sabhara (Samapta) hingga Lalu Lintas, baik personel senior maupun junior," kata Suwarno kepada Korankaltim.com disela kegiatan tes Jumat (12/6/2026).
Jumlah ini tidak mencakup seluruh anggota karena sebagian personel telah melaksanakan tes psikologi pada awal 2026 lalu.
"Bagi personel yang sertifikasi psikologinya masih berlaku, mereka tidak diwajibkan ikut dalam gelombang tes hari ini," ucap Suwarno lagi.
Pelaksanaan tes psikologi merupakan bagian dari kepatuhan terhadap amanat Peraturan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Perpol) Nomor 1 Tahun 2020 tentang Perizinan, Pengawasan, dan Pengendalian Senjata Api Organik Kepolisian Negara Republik Indonesia.
Polres Kukar berkomitmen penuh agar seluruh personel yang dibekali senjata api, baik senjata api pendek untuk perorangan maupun senjata api panjang untuk pengamanan objek vital dan pengawalan berada dalam kondisi mental yang sehat dan siap pakai.
"Tes ini penting untuk mengukur tingkat kecerdasan, emosi, kepandaian, serta stabilitas jiwa personel. Kondisi psikologis manusia bisa berubah setiap hari akibat tekanan pekerjaan atau permasalahan lingkungan. Melalui tes ini, semua watak seperti sifat temperamental atau ketidakstabilan emosi akan terbaca," ungkapnya.
Kalau personel yang memiliki masalah psikologis dipaksakan memegang senjata api, risiko penyalahgunaan atau kecelakaan kerja di lapangan akan sangat tinggi dan berbahaya bagi keselamatan publik maupun anggota itu sendiri.
Terkait hasil tes Suwarno mengaku masih menunggu pengumuman resmi dan penilaian akhir dari Tim Psikologi Biro SDM Polda Kaltim dan belum bisa memastikan berapa banyak personel yang akan dinyatakan lulus atau memenuhi syarat. Kendati demikian, Polres Kukar sudah menyiapkan langkah antisipasi jika nantinya ditemukan personel yang terindikasi memiliki masalah psikologis atau tekanan mental.
"Kalau nanti hasil tes menunjukkan ada personel yang sedang menghadapi kendala psikologis, kita tidak akan langsung melepas tanggung jawab. Kita akan memberikan edukasi serta program konseling bagi mereka agar permasalahannya bisa diselesaikan, sehingga mental mereka kembali sehat dan siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," pungkasnya.
Editor: Aspian Nur
Jumat, 12/06/2026
Tes Psikologi personel Polres Kukar. (Foto: Dok.Polres Kukar)
TERPOPULER