Selasa, 17/06/2025
Selasa, 17/06/2025
Benda aneh yang diklaim UFO yang jatuh di tengah Gurun Sahara, dekat kota kecil Bordj Omar Driss, Aljazair dan terlihat di Google Maps. (Foto: Gettyimages)
Selasa, 17/06/2025

Benda aneh yang diklaim UFO yang jatuh di tengah Gurun Sahara, dekat kota kecil Bordj Omar Driss, Aljazair dan terlihat di Google Maps. (Foto: Gettyimages)
KORANKALTIM.COM - Selama bertahun-tahun sejak diluncurkan di dunia maya pada 8 Februari 2005 atau 20 tahun lalu, Googlep Maps sudah berhasil mengungkap banyak rahasia tersembunyi dan aneh di dunia, mulai dari pintu misterius di Antartika hingga simbol-simbol di Gurun Gobi China. Namun penemuan terbaru ini mungkin menjadi satu diantara yang paling aneh hingga saat ini.
Para penyelidik internet yang jeli menemukan apa yang tampaknya seperti piring terbang yang terkubur di Gurun Sahara. Struktur aneh tersebut oleh banyak orang yang melihatnya menyimpulkan kalau itu adalah Unidentified Flying Object alias UFO, benta yang tak dikenal yang jatuh dan terkubur selama ribuan tahun. Objek misterius tersebut ditemukan dekat kota kecil Bordj Omar Driss, Aljazair, di dalam Gurun Sahara.
Pemburu UFO Scott Waring yang menemukan objek aneh tersebut mengatakan kepada MailOnline Selasa (17/6/2025) hari ini. “Kemungkinan UFO tersebut telah ada disana selama puluhan ribu tahun, sebelum sejarah manusia tercatat,”.
“Saya juga ingin mencatat CIA dan organisasi lain akan mencoba memberi label pada penemuan UFO di Google Earth Map sebagai hal lain untuk memanipulasi dan menipu publik agar tidak mengetahui kebenaran,” paparnya.
Dalam video yang membagikan penemuannya, Waring mengklaim benda yang disebutnya UFO tersebut terkubur 34,4 kaki (10,5 meter) menurut alat pengukur ketinggian Google Earth Pro. Dengan laju akumulasi sedimen di Sahara sebesar 0,5 milimeter per tahun, UFO tersebut diperkirakan mendarat 21 ribu tahun lalu untuk terkubur sedalam itu.
Waring juga menyoroti fakta struktur tersebut tidak terlihat dalam gambar satelit awal lokasi dan menyebut struktur tersebut baru saja digali.
“UFO tampaknya telah robek di sekitar kubah tengah bawah. Mungkin untuk masuk ke dalam pesawat tersebut untuk menjarahnya sebelum pejabat pemerintah mendapatkannya,” jelas Waring yang semakin menambah besar spekulasi mengenai keberadaan benda tersebut.
Namun para ahli mengatakan ada penjelasan yang jauh lebih sederhana dan masuk akal terkait penemuan benda berstruktur aneh oleh Google Maps pada koordinat 28°8'45.15'N 6°48'20.85'E.
“Dengan perkembangan kemampuan AI yang pesat, semakin sulit untuk memastikan gambar-gambar tersebut tidak dipalsukan atau dimanipulasi,” jelas Nick Pope, mantan penyelidik UFO di Kementerian Pertahanan.
“Namun bahkan jika gambar tersebut asli dan tidak diubah sama sekali, sulit untuk menarik kesimpulan. Tidak ada konteks dan dengan menerapkan prinsip Occam's Razor. Penjelasan paling sederhana biasanya yang benar, itu lebih mungkin merupakan bangunan atau struktur berbentuk lingkaran daripada pesawat luar angkasa alien yang jatuh,” papar Pope.
“Berkat kerja para penyelidik online, semua sebenarnya tahu persis jenis bangunan apa ini. Struktur misterius itu sebenarnya hanya fondasi untuk turbin angin darat,” ungkapnya.
Pope menyebut sebelum menara ditambahkan, struktur beton bertulang raksasa digali dalam ke tanah, yang menjelaskan mengapa struktur tersebut tampak berada di bawah permukaan.
Dengan bentuk seperti piring terbang klasik berupa badan bulat dan kubah pusat, mudah dimengerti mengapa seseorang mungkin mengira struktur ini sebagai UFO.
Namun, dengan melihat foto udara turbin angin yang sudah diketahui, struktur benda di Gurun Sahara itu hampir pasti merupakan dasar turbin angin lainnya. Dalam gambar satelit lain di lokasi tersebut, kesamaan ini bahkan lebih jelas, seperti yang ditekankan oleh analis UFO dan skeptis Mick West kalau ada fondasi lain di sebelah barat daya dimana konstruksi menara turbin angin telah dimulai.
Aljazair, tempat struktur ini ditemukan, saat ini sedang menjalani investasi besar dalam energi angin, dengan pemerintah menargetkan produksi 27 persen listriknya dari sumber energi terbarukan pada tahun 2035.
Negara ini juga memiliki potensi terbesar di dunia untuk tenaga angin dengan kecepatan angin konsisten hingga delapan meter per detik di banyak wilayah. Hal ini membuat kemungkinan adanya turbin angin yang sedang dibangun jauh lebih besar daripada adanya UFO kuno rahasia yang tersembunyi di bawah gurun.
Sayangnya, penyelidik UFO mengatakan klaim liar seperti ini sebenarnya mengganggu pencarian mereka akan kehidupan extraterrestrial. “Sebagian besar laporan penampakan UFO, termasuk foto dan video pada akhirnya memiliki penjelasan rasional. Ada sejumlah laporan yang tidak memiliki cukup informasi untuk mencapai kesimpulan. Ini meninggalkan hanya sebagian kecil yang mungkin layak untuk diteliti secara serius,” sebut Peneliti UFO lainnya bernama Philip Mantle.
Editor: Aspian Nur
Selasa, 17/06/2025
Benda aneh yang diklaim UFO yang jatuh di tengah Gurun Sahara, dekat kota kecil Bordj Omar Driss, Aljazair dan terlihat di Google Maps. (Foto: Gettyimages)
TERPOPULER