
Selasa, 05/11/2024
Selasa, 05/11/2024
Kunjungan Pjs Bupati Kukar ke lokasi jalan longsor Desa Jembayan Kecamatan Loa Kulu. (Foto: Istimewa)

Selasa, 05/11/2024

Kunjungan Pjs Bupati Kukar ke lokasi jalan longsor Desa Jembayan Kecamatan Loa Kulu. (Foto: Istimewa)
Penulis: Muhammad Heriansyah
KORANKALTIM.COM, TENGGARONG – Pjs Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Bambang Arwanto mengusulkan jalan alternatif untuk mengatasi persoalan longsor di ruas Jalan Yos Sudarso Dusun Margasari, Desa Jembayan, Kecamatan Loa Kulu.
“Kami mengajukan jalan alternatif, untuk roda empat jalan alternatif yang akan digunakan yaitu Jalan Singalawang, Ukung, Margasari dan Long Anai. Sedangkan roda dua masih dapat melintas di jalan pasar (ruas jalan saat ini, red). Untuk perbaikan ruas jalan Singalawang Margasari ini sudah diusulkan di APBD 2025,” kata Bambang kepada korankaltim.com, Minggu (3/11/2024).
Bambang menegaskan terkhusus kendaraan yang mengangkut logistik darurat bisa diarahkan melintasi jalur hauling batu bara milik PT Multi Harapan Utama (MHU), namun untuk teknisnya patut dipikirkan terkait keselamatan bersama baik itu keselamatan aktivitas perusahaan maupun masyarakat umum pengguna jalur alternatif ini.
“Untuk alternatif memakai jalur houling MHU kita sadari memang cukup beresiko karena aktifitas hauling yang padat. Namun bisa dijadikan alternatif untuk kebutuhan jalur logistik mendesak dengan dipandu escort dari PT MHU,” tegasnya.
Diinformasikan sebelumnya, Pjs Bupati Kukar sebelum meninjau langsung kondisi di lapangan terkait jalan longsor di Desa Jembayan ini, dirinya memimpin rapat koordinasi (rakor) dengan dihadiri Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kukar Ahmad Junaidi, perwakilan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kukar, perwakilan Pemerintahan Desa Jembayan, serta perwakilan pihak perusahaan yang beroperasi di wilayah terdekat di lokasi jalan longsor.
Saat ini upaya pengecoran jalan yang longsor tersebut telah dilakukan oleh pihak berwenang sebagai pengelola jalan nasional. Jalan yang terputus tersebut merupakan urat nadi perekonomian daerah, dimana keberadaannya tidak bisa dihentikan sepenuhnya, meskipun kondisinya saat ini cukup parah.
Kondisi jalan yang berada di bantaran sungai itu akan semakin parah ketika kondisi air pasang Sungai Mahakam terjadi yang menyebabkan jalan terendam air sungai, sehingga tidak bisa dilalui kendaraan.
“Kami harap perbaikan jalan bisa selesai pada Desember 2024, sehingga jalur ini bisa kembali dilalui kendaraan,” harap Bambang. (Adv)
Editor: Supiansyah

Selasa, 05/11/2024
Kunjungan Pjs Bupati Kukar ke lokasi jalan longsor Desa Jembayan Kecamatan Loa Kulu. (Foto: Istimewa)
TERPOPULER