
Senin, 15/06/2026
Senin, 15/06/2026
Grand Final Pemilihan Kanda Dinda Duta Budaya Kabupaten Kutai Barat 2026 di ATJ Sendawar. (Foto: Adi/Korankaltim.com)

Senin, 15/06/2026

Grand Final Pemilihan Kanda Dinda Duta Budaya Kabupaten Kutai Barat 2026 di ATJ Sendawar. (Foto: Adi/Korankaltim.com)
Penulis: Kusmas Riadi
KORANKALTIM.COM, SENDAWAR - Grand Final Pemilihan Kanda Dinda Duta Budaya Kabupaten Kutai Barat Tahun 2026 digelar di Gedung Aji Tulur Jejangkat, Senin (15/6/2026). Kegiatan yang diselenggarakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kubar ini menjadi upaya memperkuat kecintaan generasi muda terhadap budaya lokal sekaligus menyiapkan duta budaya yang akan mewakili daerah di tingkat Provinsi Kalimantan Timur.
Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Kubar, Nanzy Paskadalius, mengatakan pemilihan Kanda Dinda Duta Budaya bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan wadah kaderisasi bagi generasi muda agar memiliki kepedulian terhadap pelestarian adat dan budaya daerah.
“Tujuan kegiatan ini adalah menjaring generasi muda yang cerdas, berkarakter, serta memiliki kepedulian terhadap pelestarian adat dan budaya daerah. Mereka diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam menjaga sekaligus mempromosikan kekayaan budaya Kutai Barat,” ujarnya kepada korankaltim.com.
Nanzy menjelaskan kegiatan tersebut dilaksanakan mengacu pada petunjuk teknis yang berlaku sehingga selaras dengan standar kompetisi tingkat Provinsi Kalimantan Timur. Pemenang yang terpilih nantinya akan menjadi wakil resmi Kubar pada ajang Duta Budaya tingkat provinsi.
Antusiasme peserta pada tahun ini juga mengalami peningkatan. Dari 44 peserta yang lolos administrasi, panitia menyeleksi hingga tersisa 12 finalis terbaik putra dan putri yang tampil pada malam grand final.
Menurut Nanzy, tingginya minat generasi muda menunjukkan semakin besarnya perhatian terhadap pelestarian budaya daerah. Ia berharap para finalis tidak hanya mengejar gelar juara, tetapi juga terus menunjukkan dedikasi dan kecintaan terhadap budaya Kubar.
“Menang ataupun kalah adalah hal yang biasa dalam kompetisi. Yang terpenting adalah bagaimana para peserta menunjukkan komitmen untuk mencintai dan melestarikan budaya daerah,” katanya.
Sementara itu, Mewakili Bupati Kubar Asisten II Setkab Kubar Ali Sadikin mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan tersebut. Menurutnya, ajang Kanda Dinda Duta Budaya menjadi sarana penting untuk melahirkan generasi muda yang kreatif, inovatif, berwawasan luas, dan memiliki kepedulian terhadap kemajuan budaya daerah.
Ia menilai perkembangan teknologi dan digitalisasi yang semakin pesat harus dimanfaatkan secara positif oleh generasi muda untuk memperkenalkan budaya daerah kepada masyarakat yang lebih luas.
“Generasi muda harus mampu memanfaatkan era digital untuk mempromosikan ragam budaya yang dimiliki Kutai Barat. Kemajuan teknologi harus berjalan beriringan dengan upaya menjaga dan melestarikan budaya yang telah diwariskan oleh para leluhur,” ujarnya.
Ali juga berpesan kepada seluruh finalis agar menjadikan ajang tersebut sebagai kesempatan untuk menambah wawasan, mengasah kemampuan, serta memperkuat karakter sebagai generasi muda yang berkepribadian dalam kebudayaan.
Selain itu, ia berharap para Duta Budaya yang terpilih nantinya dapat berperan aktif di tengah masyarakat, menjadi agen perubahan bagi generasi muda, serta turut mengampanyekan berbagai nilai positif seperti anti narkoba, anti hoaks, anti perundungan, dan semangat pelestarian budaya.
“Duta Budaya diharapkan tidak hanya hadir dalam ajang kompetisi, tetapi juga mampu mengambil peran nyata dalam berbagai kegiatan sosial, pendidikan, dan kebudayaan di Kutai Barat,” pungkasnya. (Adv)
Editor: Aspian Nur

Senin, 15/06/2026
Grand Final Pemilihan Kanda Dinda Duta Budaya Kabupaten Kutai Barat 2026 di ATJ Sendawar. (Foto: Adi/Korankaltim.com)
TERPOPULER