
Selasa, 16/06/2026
Selasa, 16/06/2026
Pertunjukan seni budaya di Lou Adat Tanjung Isuy, Kecamatan Jempang. (Foto: Dok.Dispar Kubar)

Selasa, 16/06/2026

Pertunjukan seni budaya di Lou Adat Tanjung Isuy, Kecamatan Jempang. (Foto: Dok.Dispar Kubar)
Penulis: Kusmas Riadi
KORANKALTIM.COM, SENDAWAR - Desa Wisata Tanjung Isuy di Kecamatan Jempang kembali mengharumkan nama Kubar setelah berhasil menembus tiga besar Anugerah Desa Wisata Kalimantan Timur (Kaltim) 2026.
Capaian tersebut menjadi bukti bahwa pengembangan pariwisata berbasis budaya dan kearifan lokal di wilayah Danau Jempang mampu bersaing di tingkat provinsi.
Masuknya Tanjung Isuy ke jajaran tiga besar desa wisata terbaik Kaltim menjadi kebanggaan bagi pemerintah daerah maupun masyarakat setempat. Selama ini, Tanjung Isuy dikenal sebagai salah satu destinasi unggulan Kubar yang menawarkan perpaduan kekayaan budaya Dayak Benuaq dengan pesona alam Danau Jempang.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata Kubar, FX Sumardi, mengatakan keberhasilan tersebut merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak yang selama ini berkomitmen mengembangkan potensi wisata daerah secara berkelanjutan.
“Masuknya Tanjung Isuy dalam tiga besar Anugerah Desa Wisata Kalimantan Timur merupakan prestasi yang patut disyukuri. Ini menunjukkan bahwa pengembangan desa wisata berbasis budaya dan pemberdayaan masyarakat memiliki daya saing yang kuat di tingkat provinsi,” ujarnya kepada Korankaltim. com, selasa (16/6/2026).
Menurutnya, capaian tersebut sekaligus menjadi pengakuan atas konsistensi masyarakat dan pemerintah dalam menjaga serta mengembangkan potensi wisata yang dimiliki. Selain mengandalkan keindahan alam, Tanjung Isuy juga dinilai berhasil mempertahankan identitas budaya lokal sebagai daya tarik utama bagi wisatawan.
Berbagai potensi unggulan menjadi kekuatan desa wisata tersebut. Wisatawan yang berkunjung dapat menyaksikan prosesi penyambutan tamu secara adat di Belurat Adat, menikmati pertunjukan seni budaya tradisional, hingga melihat langsung kerajinan khas seperti tenun doyo dan sulam tumpar yang menjadi warisan budaya masyarakat setempat.
Keberadaan rumah adat atau Lou yang masih terawat dan aktif digunakan sebagai pusat kegiatan budaya turut menjadi nilai tambah dalam penilaian. Di sisi lain, panorama Danau Jempang beserta Pulau Padi memberikan pengalaman wisata alam yang melengkapi kekayaan budaya yang ditawarkan Tanjung Isuy.
“Keunggulan Tanjung Isuy tidak hanya pada keindahan alam Danau Jempang, tetapi juga karena masyarakat masih menjaga tradisi, adat istiadat, dan budaya yang menjadi identitas daerah. Ini yang menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan,” katanya.
Dalam ajang Anugerah Desa Wisata Kaltim 2026, seluruh peserta mengikuti serangkaian tahapan penilaian mulai dari seleksi administrasi, verifikasi lapangan, hingga presentasi di hadapan tim juri. Dari seluruh desa wisata yang berpartisipasi, Tanjung Isuy berhasil menempatkan diri sebagai salah satu dari tiga finalis terbaik.
Pemerintah Kabupaten Kubar berharap prestasi tersebut menjadi momentum untuk semakin memperkuat pengelolaan destinasi wisata berbasis masyarakat. Selain meningkatkan kunjungan wisatawan, pengembangan desa wisata juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.
Dengan dukungan masyarakat, pelaku wisata, serta pemerintah daerah, Tanjung Isuy diharapkan terus berkembang sebagai destinasi unggulan yang tidak hanya dikenal di Kalimantan Timur, tetapi juga mampu menarik perhatian wisatawan dari berbagai daerah di Indonesia. (Adv)
Editor: Aspian Nur

Selasa, 16/06/2026
Pertunjukan seni budaya di Lou Adat Tanjung Isuy, Kecamatan Jempang. (Foto: Dok.Dispar Kubar)
TERPOPULER