sponsor

Jumat, 12/06/2026

Ketua DPRD Bontang Dorong Pengawasan Ketat dan Operasi Pasar Elpiji 3 Kg

Jumat, 12/06/2026

Ketua DPRD Kota Bontang, Andi Faiz Sofyan Hasdam (Dok. Setwan)

Share
Join Grup Telegram Koran Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/+SsC4jer3I5syZWU1 atau klik tombol dibawah ini.

Grup Telegram Koran Kaltim

kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel.

Berita Terkait

sponsor

Ketua DPRD Bontang Dorong Pengawasan Ketat dan Operasi Pasar Elpiji 3 Kg

Jumat, 12/06/2026

logo

Ketua DPRD Kota Bontang, Andi Faiz Sofyan Hasdam (Dok. Setwan)

Penulis: Rahmadani

KORANKALTIM.COM, BONTANG – Ketua DPRD Kota Bontang, Andi Faiz Sofyan Hasdam, menyoroti dugaan praktik tidak sesuai aturan dalam distribusi elpiji 3 kilogram (Kg) yang melibatkan sejumlah pengecer. 

Temuan tersebut mencakup penyaluran tabung dari pangkalan ke pengecer dalam jumlah besar, sehingga distribusi kepada masyarakat menjadi tidak optimal. Kondisi ini juga berdampak pada harga jual yang lebih tinggi di tingkat pengecer.

Temuan itu terungkap saat tim monitoring Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang melakukan inspeksi mendadak (sidak) pada Kamis (11/6/2026) lalu.

Menanggapi hal tersebut, Andi Faiz meminta instansi terkait segera berkoordinasi untuk memperketat pengawasan distribusi elpiji bersubsidi. Ia juga mendorong dilakukannya razia secara berkala guna mencegah penyimpangan yang berpotensi merugikan masyarakat.

“Aparat hukum seperti kepolisian harus segera bertindak agar tidak terjadi praktik penimbunan,” katanya, Jumat (12/6/2026)

Menurutnya, praktik penimbunan tabung gas elpji 3 Kg akan berdampak pada kelangkaan barang di pasaran dan membuat masyarakat menjadi susah.

Selain itu permainan harga juga menjadi salah satu hal yang harus diawasi dengan ketat. Pasalnya, dalam sidak tersebut, ditemukan bahwa para pengecer menjual gas elpiji 3 Kg hingga Rp30 ribu dari harga pangkalan hanya Rp21 ribu.

Sebagai langkah konkret, Andi Faiz menyampaikan perlu dilakukannya operasi pasar atau pasar murah agar ketersediaan dan harga barang bisa tetap terkendali.

“Kegiatan itu jangan sampai hanya menyasar sembako saja, tetapi juga harus untuk barang-barang kebutuhan lainnya,” ucapnya.

Dirinya juga meminta Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian, dan Perdagangan (DKUMPP) Bontang bersama Kepolisian melakukan razia dan penertiban pasar.

Ia menegaskan pihaknya membuka kemungkinan untuk melakukan sidak jika persoalan distribusi dan harga gas melon semakin berlarut-larut. (adv)


Editor: Erwin

sponsor

Ketua DPRD Bontang Dorong Pengawasan Ketat dan Operasi Pasar Elpiji 3 Kg

Jumat, 12/06/2026

Ketua DPRD Kota Bontang, Andi Faiz Sofyan Hasdam (Dok. Setwan)

Share

Berita Terkait