sponsor

Kamis, 11/06/2026

DPRD Bontang Minta Aktor Pencurian yang Libatkan Anak SD Diusut

Kamis, 11/06/2026

Anggota Komisi A DPRD Bontang, Arfian Arsyad (Dok. Setwan)

Share
Join Grup Telegram Koran Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/+SsC4jer3I5syZWU1 atau klik tombol dibawah ini.

Grup Telegram Koran Kaltim

kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel.
sponsor

DPRD Bontang Minta Aktor Pencurian yang Libatkan Anak SD Diusut

Kamis, 11/06/2026

logo

Anggota Komisi A DPRD Bontang, Arfian Arsyad (Dok. Setwan)

Penulis: Rahmadani

KORANKALTIM.COM, BONTANG – Anggota Komisi A DPRD Bontang, Arfian Arsyad, menyoroti kasus pencurian di Kelurahan Api-Api yang melibatkan tiga anak sekolah dasar (SD).

Berdasarkan pengakuan mereka saat diamankan oleh warga bersama Forum Kemitraan Polisi dan Masyarakat (FKPM). Anak-anak tersebut mengaku menjalankan aksi pencurian atas arahan seorang perempuan.

Menyikapi hal tersebut, Arfian mengatakan bahwa aparat penegak hukum harus mendalami informasi yang mereka sampaikan, termasuk menelusuri siapa pihak yang diduga mengarahkan atau memanfaatkan mereka

“Jika benar terdapat keterlibatan orang dewasa yang memanfaatkan anak-anak untuk melakukan tindak pidana, maka hal itu merupakan persoalan serius yang harus segera ditindaklanjuti,” katanya, Kamis (11/6/2026)

Menurutnya, pengakuan anak-anak itu tidak boleh dianggap sepele. Mereka harus dilihat sebagai pihak yang juga membutuhkan perlindungan. Aktor dibalik kejahatan tersebutlah yang harus bertanggung jawab penuh atas perbuatannya.

Selain itu dirinya mengingatkan, anak-anak yang terlibat dalam kasus tersebut perlu mendapatkan pendampingan psikologis serta perhatian dari keluarga dan instansi terkait agar tidak kembali terjerumus dalam perbuatan serupa.

“Anak-anak pada usia sekolah dasar masih sangat rentan terhadap pengaruh lingkungan. Karena itu, pendekatan yang dilakukan tidak hanya berfokus pada aspek hukum, tetapi juga perlindungan dan pembinaan terhadap anak,” ucapnya.

Dirinya berharap proses penyelidikan dapat dilakukan secara menyeluruh untuk mengungkap fakta di balik kasus tersebut. 

“Penanganan yang dilakukan tidak hanya menyelesaikan persoalan di permukaan, tetapi juga menyasar akar masalah yang menyebabkan anak-anak terlibat dalam tindak pidana,” tuturnya.

Seluruh pihak mulai dari pemerintah daerah, sekolah, dan orang tua harus lebih terlibat banyak dalam memperkuat pengawasan terhadap anak-anak. (adv)


Editor: Erwin

sponsor

DPRD Bontang Minta Aktor Pencurian yang Libatkan Anak SD Diusut

Kamis, 11/06/2026

Anggota Komisi A DPRD Bontang, Arfian Arsyad (Dok. Setwan)

Share

Berita Terkait