
Kamis, 11/06/2026
Kamis, 11/06/2026
Wakil Bupati Kubar Nanang Adriani menyerahkan penghargaan kepada Kecamatan Penyinggahan. (Foto: Adi/Korankaltim.com)

Kamis, 11/06/2026

Wakil Bupati Kubar Nanang Adriani menyerahkan penghargaan kepada Kecamatan Penyinggahan. (Foto: Adi/Korankaltim.com)
Penulis: Kusmas Riadi
KORANKALTIM.COM, SENDAWAR - Kecamatan Penyinggahan kembali mencatatkan prestasi dalam upaya percepatan penurunan stunting di Kabupaten Kutai Barat (Kubar). Dalam Rapat Koordinasi Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) yang digelar di Kantor Bappedalitbang Kubar, Kamis (11/6/2026), Penyinggahan berhasil memborong dua penghargaan sekaligus.
Penghargaan pertama diraih sebagai Kecamatan Terbaik I dalam penilaian kinerja penginputan aksi konvergensi percepatan penurunan stunting tahun 2025.
Sementara penghargaan kedua diperoleh melalui Puskesmas Penyinggahan yang menempati peringkat pertama capaian kehadiran balita di Posyandu (D/S) tertinggi tahun 2025.
Pada kategori kecamatan, posisi kedua diraih Kecamatan Tering dan peringkat ketiga ditempati Kecamatan Linggang Bigung. Adapun untuk kategori puskesmas, Puskesmas Muara Pahu berada di posisi kedua, disusul Puskesmas Muara Kedang, Kecamatan Bongan, di peringkat ketiga.
Wakil Bupati Kubar Nanang Adriani mengapresiasi capaian kecamatan dan puskesmas yang berhasil menunjukkan kinerja terbaik dalam penanganan stunting.
Menurutnya, penghargaan tersebut menjadi bukti bahwa kolaborasi lintas sektor mampu meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat.
“Saya berharap pengalaman dan inovasi yang telah dilakukan dapat menjadi inspirasi bagi kecamatan dan puskesmas lainnya untuk meningkatkan partisipasi masyarakat di wilayah masing-masing,” ujarnya.
Pelaksana Tugas Kepala Bappedalitbang Kubar, Sulhendi, menjelaskan penghargaan diberikan sebagai bentuk apresiasi atas komitmen serta upaya nyata kecamatan dan puskesmas dalam mendukung program percepatan penurunan stunting. Penilaian dilakukan berdasarkan penginputan aksi konvergensi serta capaian kehadiran balita di Posyandu.
Disisi lain, Camat Penyinggahan Edy Murhamdi melalui Kasi Pendidikan dan Kesehatan, Bahrin, menyampaikan rasa syukur atas penghargaan yang diraih wilayahnya. Ia menilai keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh pihak yang terlibat dalam program penanganan stunting.
Menurut Bahrin, capaian tersebut tidak lepas dari sinergi antara puskesmas, penyuluh keluarga berencana, aparat keamanan, pemerintah kampung, hingga masyarakat yang aktif mendukung berbagai program kesehatan.
“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Keberhasilan ini merupakan hasil kerja sama seluruh elemen yang ada di kecamatan dalam mendukung penanganan stunting dan peningkatan kehadiran balita di Posyandu,” katanya.
Ia menambahkan, dukungan pemerintah kampung juga menjadi faktor penting, terutama dalam pembiayaan dan penyediaan kebutuhan program penanganan stunting di tingkat kampung.
Untuk mempertahankan capaian tersebut, Kecamatan Penyinggahan berkomitmen terus melakukan evaluasi dan penguatan program. Salah satu inovasi yang tengah disiapkan adalah memperpanjang layanan Posyandu dari satu hari menjadi tiga hari.
Langkah itu diharapkan dapat memberi kesempatan lebih luas bagi masyarakat yang berhalangan hadir pada jadwal Posyandu reguler sehingga pemantauan tumbuh kembang balita tetap berjalan optimal.
“Rencana ini sedang kami siapkan agar masyarakat yang sedang bepergian atau memiliki kesibukan tetap bisa membawa kartu KMS untuk melakukan penimbangan balita pada hari layanan berikutnya,” pungkas Bahrin. (Adv)
Editor: Aspian Nur

Kamis, 11/06/2026
Wakil Bupati Kubar Nanang Adriani menyerahkan penghargaan kepada Kecamatan Penyinggahan. (Foto: Adi/Korankaltim.com)
TERPOPULER