
Minggu, 14/06/2026
Minggu, 14/06/2026
Anggota Komisi A DPRD Bontang, Saeful Rizal. (Foto: Dok.Setwan)

Minggu, 14/06/2026

Anggota Komisi A DPRD Bontang, Saeful Rizal. (Foto: Dok.Setwan)
Penulis: Rahmadani
KORANKALTIM.COM, BONTANG – Anggota Komisi A DPRD Bontang, Saeful Rizal, berharap kasus dugaan kekerasan terhadap anak yang viral di media sosial dapat menjadi bahan evaluasi untuk memperkuat sistem perlindungan anak di Kota Bontang.
Menurutnya, peristiwa yang melibatkan anak selalu membutuhkan perhatian khusus karena berkaitan langsung dengan masa depan generasi muda.
Ia mengatakan setiap kasus yang muncul harus dijadikan pelajaran untuk memperbaiki mekanisme pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari.
“Perlindungan anak tidak cukup hanya mengandalkan penanganan ketika kasus sudah terjadi. Upaya pencegahan harus menjadi fokus utama seluruh pihak,” ucapnya, Minggu (14/6/2026).
Salah satu langkah yang dapat dilakukan adalah meningkatkan edukasi kepada orang tua mengenai pentingnya menciptakan lingkungan yang aman bagi anak, baik di rumah maupun di luar rumah.
Selain itu, ia mendorong penguatan koordinasi antara pemerintah, sekolah, lembaga perlindungan anak, dan masyarakat dalam membangun sistem perlindungan yang lebih efektif.
Menurut dia, masyarakat juga perlu didorong untuk berani melaporkan apabila menemukan indikasi kekerasan terhadap anak di lingkungan sekitar. Selain itu, perlindungan anak merupakan investasi jangka panjang yang menentukan kualitas sumber daya manusia di masa mendatang.
Oleh karenanya, setiap kasus yang berkaitan dengan anak dinilai harus ditangani secara serius dan menjadi bahan evaluasi bagi seluruh pemangku kepentingan.
“Kasus ini harus menjadi pengingat bahwa perlindungan anak tidak boleh lengah. Semua pihak harus memperkuat komitmen untuk memastikan anak-anak tumbuh dalam lingkungan yang aman dan sehat,” pungkasnya.
Editor: Erwin

Minggu, 14/06/2026
Anggota Komisi A DPRD Bontang, Saeful Rizal. (Foto: Dok.Setwan)
TERPOPULER