Minggu, 23/08/2026
Minggu, 23/08/2026
Tangkap layar video rekaman saat lahan gambut di KM 31 Tol Balsam terbakar (Dok. Info Taruna Samarinda)
Minggu, 23/08/2026

Tangkap layar video rekaman saat lahan gambut di KM 31 Tol Balsam terbakar (Dok. Info Taruna Samarinda)
Penulis: Adnan Abdul
KORANKALTIM.COM, SAMARINDA – Kebakaran lahan gambut kembali terjadi di sekitar Tol Balikpapan-Samarinda (Balsam), tepatnya di KM 31+200, wilayah Samboja, Kutai Kartanegara, Sabtu (22/8/2026) malam. Kebakaran tersebut merupakan kejadian kedua yang terjadi di titik yang sama dalam beberapa hari terakhir.
Kobaran api mulai membesar sekitar pukul 20.00 Wita dan melahap lahan gambut di sekitar kawasan jalan tol. Api bahkan sempat merambat melewati sisi lahan hingga mengarah ke jalur B Tol Balsam.
Petugas gabungan kemudian dikerahkan untuk melakukan pemadaman sekaligus mencegah api menjalar lebih luas. Proses penanganan berlangsung hingga sekitar pukul 23.00 Wita.
Specialist SDM dan Umum PT Jasamarga Balikpapan Samarinda (JBS) Insan Mustaqim mengatakan, kebakaran kembali muncul setelah titik yang sama sebelumnya sempat terbakar.
“Ini kejadian yang kedua kalinya. Tadi malam apinya membesar lagi. Tim dari Damkar, Manggala Agni, PMI, Polsek Samboja, Koramil, patroli kami dan masyarakat bersama-sama melakukan pemadaman,” ujar Insan saat dikonfirmasi awak media di Samarinda, Minggu (23/8/2026).
Berdasarkan penanganan di lapangan, luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai 2,5 hektare. Kondisi lahan yang merupakan kawasan gambut dinilai membuat api lebih mudah menjalar, terlebih saat memasuki musim kemarau.
“Di belakang itu ada lahan petani. Memang lahan gambut. Jadi kalau kondisinya kering, api cukup mudah merambat,” katanya.
JBS turut memberikan dukungan dalam proses pemadaman dengan mengerahkan kendaraan tangki air untuk membantu suplai air ke lokasi kebakaran. Perusahaan juga melakukan patroli di sekitar jalur tol untuk memastikan kondisi tetap aman bagi pengguna jalan.
Asap dari kebakaran sempat masuk ke area jalan tol. Namun, kondisi tersebut belum sampai mengganggu jarak pandang pengendara pada Sabtu malam.
“Memang asap sempat masuk ke area jalan tol, tetapi untuk kejadian tadi malam belum sampai mengganggu jarak pandang pengendara,” tutur Insan.
Kondisi berbeda terjadi saat kebakaran sebelumnya. Kepulan asap sempat menyelimuti kawasan tol selama sekitar dua hingga tiga jam dan berdampak terhadap jarak pandang pengguna jalan.
“Kalau sebelumnya sempat ada asap. Kurang lebih dua sampai tiga jam jarak pandang terganggu karena asap. Setelah dipadamkan, sorenya sudah kembali normal,” jelasnya.
Selain KM 31+200, kebakaran lahan juga pernah terjadi di sekitar KM 54. JBS bersama petugas gabungan kini meningkatkan pemantauan terhadap titik-titik rawan kebakaran, terutama yang berada di sekitar ruang milik jalan (ROW) tol.
Perubahan arah angin juga menjadi perhatian karena berpotensi membawa asap menuju jalur kendaraan. Pemantauan dilakukan untuk memastikan tidak ada bara maupun titik api yang kembali membesar.
“Alhamdulillah sudah terkendali. Kami tetap melakukan pemantauan karena kondisi lahan gambut dan musim kemarau seperti sekarang ini memang harus diwaspadai,” pungkasnya.
Editor: Erwin
Minggu, 23/08/2026
Tangkap layar video rekaman saat lahan gambut di KM 31 Tol Balsam terbakar (Dok. Info Taruna Samarinda)
TERPOPULER