Senin, 06/07/2026
Senin, 06/07/2026
Kawasan karst Sangkulirang-Mangkalihat yang terbentang dari wilayah Kutai Timur hingga Berau (Istimewa)
Senin, 06/07/2026

Kawasan karst Sangkulirang-Mangkalihat yang terbentang dari wilayah Kutai Timur hingga Berau (Istimewa)
Penulis: Rahmat Surya
KORANKALTIM.COM, SAMARINDA – Kawasan karst Sangkulirang-Mangkalihat kini mulai memasuki tahapan penting guna memperoleh pengakuan sebagai UNESCO Global Geopark.
Diketahui, Tim Verifikasi Geopark Nasional akan melakukan peninjauan lapangan selama lima hari, sejak tanggal 6 hingga 10 Juli 2026.
Verifikasi ini menjadi tahap awal untuk menetapkan Sangkulirang-Mangkalihat sebagai geopark nasional, sebelum nantinya diajukan untuk mendapatkan pengakuan UNESCO Global Geopark.
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kaltim, Sri Wahyuni, menyampaikan bahwa keberadaan kawasan karst Sangkulirang-Mangkalihat memiliki potensi besar dari sisi geologi, keanekaragaman hayati, hingga budaya masyarakat lokal.
Menurutnya, kekayaan kawasan tersebut perlu dikelola secara serius agar tidak hanya menjadi potensi yang tersimpan, tetapi juga memberi manfaat bagi masyarakat sekitar.
“Geopark ini memiliki nilai penting dari warisan geologi, alam, dan budaya. Semua potensi itu harus dijaga sekaligus dikembangkan secara berkelanjutan,” ujar Sri Wahyuni, Senin (6/7/2026).
Dia juga menyatakan, verifikasi lapangan kini menjadi kesempatan penting bagi Kaltim, untuk menunjukkan kesiapan pengelolaan kawasan Sangkulirang-Mangkalihat kepada tim nasional. Selanjutnya tim verifikasi ini kata Sri, akan meninjau sejumlah titik geosite yang masuk dalam kawasan geopark.
“Selain kondisi alam, penilaian turut diarahkan pada tata kelola, keterlibatan masyarakat, fasilitas pendukung, serta upaya pelestarian yang telah dilakukan,” ucapnya.
Ia menginginkan verifikasi nasional dapat menjadi fondasi untuk memperkuat pengelolaan Sangkulirang-Mangkalihat.
“Selain mengejar pengakuan dunia, pengembangan geopark juga diharapkan membuka peluang ekonomi bagi masyarakat melalui pariwisata berkelanjutan, tanpa mengabaikan pelestarian alam dan budaya,” tutupnya.
Editor: Erwin
Senin, 06/07/2026
Kawasan karst Sangkulirang-Mangkalihat yang terbentang dari wilayah Kutai Timur hingga Berau (Istimewa)
TERPOPULER