Senin, 08/06/2026
Senin, 08/06/2026
Petugas Disdamkarmat kota Samarinda saat melakukan Evakuasi terhadap ular King Kobra sepanjang 4 meter (dok Disdamkarmat kota Samarinda)
Senin, 08/06/2026

Petugas Disdamkarmat kota Samarinda saat melakukan Evakuasi terhadap ular King Kobra sepanjang 4 meter (dok Disdamkarmat kota Samarinda)
Penulis: Adnan Abdul
KORANKALTIM.COM, SAMARINDA – Kemunculan dua ekor ular king kobra di kawasan permukiman padat penduduk di Gang Haji Alwi, Jalan Batu Cermin, Kelurahan Sempaja Utara, Kecamatan Samarinda Utara, membuat warga resah, Senin (8/6/2026).
Keberadaan reptil berbisa tersebut pun langsung ditangani Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Samarinda usai menerima laporan melalui Pusat Komunikasi (Puskom) sekitar pukul 09.53 Wita. Informasi itu kemudian diteruskan kepada personel Posko 2 untuk dilakukan penanganan.
Petugas bersama relawan kebakaran langsung menuju lokasi menggunakan unit rescue setelah menerima laporan dari warga. Setibanya di lokasi, petugas segera melakukan penyisiran di area yang diduga menjadi tempat kemunculan ular.
Petugas Rescue Disdamkarmat Kota Samarinda, Wisnu Pebrio, mengatakan berdasarkan keterangan warga, sebelumnya terlihat dua ekor king kobra berada di sekitar permukiman.
“Menurut keterangan pelapor, ada dua ekor king kobra yang terlihat di lokasi,” ujarnya.
Proses pencarian mengarah ke tumpukan batu yang berada tidak jauh dari rumah warga. Setelah dilakukan pemeriksaan, petugas menemukan seekor king kobra bersembunyi di sela-sela batu dan segera melakukan evakuasi menggunakan alat penjepit khusus.
Wisnu menjelaskan, ular yang berhasil diamankan memiliki panjang sekitar empat meter sehingga proses penanganan dilakukan dengan sangat hati-hati untuk menghindari risiko gigitan.
“Evakuasi berlangsung kurang lebih 20 menit. Karena jenis ular ini sangat berbisa, seluruh personel harus bekerja dengan penuh kewaspadaan,” katanya.
Setelah ular pertama berhasil diamankan, petugas melanjutkan pencarian terhadap ular kedua yang diduga merupakan pasangannya. Namun hingga penyisiran berakhir, keberadaan ular tersebut belum berhasil ditemukan.
“Kemungkinan yang kami amankan berjenis kelamin jantan. Sementara yang belum ditemukan diduga betina karena ukuran tubuhnya terlihat lebih besar,” tambah Wisnu.
Ia mengimbau warga tetap meningkatkan kewaspadaan, terutama saat beraktivitas di area semak, tumpukan material bangunan, maupun lokasi yang jarang dibersihkan.
“Jangan mencoba menangkap sendiri apabila menemukan ular berbisa. Segera hubungi petugas agar dapat ditangani secara aman dan profesional,” pungkasnya.
Editor: Erwin
Senin, 08/06/2026
Petugas Disdamkarmat kota Samarinda saat melakukan Evakuasi terhadap ular King Kobra sepanjang 4 meter (dok Disdamkarmat kota Samarinda)
TERPOPULER