Sabtu, 06/06/2026
Sabtu, 06/06/2026
Rapat koordinasi pengembangan industri farming di Aula Tribrata Polres Kubar (Dok Polres Kubar)
Sabtu, 06/06/2026

Rapat koordinasi pengembangan industri farming di Aula Tribrata Polres Kubar (Dok Polres Kubar)
Penulis: Kusmas Riadi
KORANKALTIM.COM, SENDAWAR - Pengembangan industri farming menjadi langkah yang tengah disiapkan untuk memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Kutai Barat (Kubar). Rencana tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang mempertemukan Polres Kubar, Brigif TP 85/BTC, pemerintah daerah, dan pelaku sektor pertanian di Aula Tribrata Polres Kubar, Sabtu (6/6/2026).
Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun sinergi dalam pemanfaatan potensi lahan pertanian yang tersedia sekaligus mendukung program swasembada pangan yang menjadi prioritas nasional.
Komandan Brigif TP 85/BTC Kolonel Inf Alzaki menyampaikan, pihaknya memiliki potensi lahan sekitar 1.400 hektare yang dapat dikembangkan untuk mendukung sektor pertanian.
"Pengelolaan lahan dalam skala besar membutuhkan kolaborasi berbagai pihak agar mampu memberikan manfaat ekonomi sekaligus meningkatkan produksi pangan daerah," ujar Alzaki.
Sementara Wakapolres Kubar Kompol Subari menegaskan komitmen Polres Kubar dalam mendukung penguatan ketahanan pangan. Saat ini Polres Kubar telah menyiapkan lahan jagung seluas 50 hektare yang diharapkan dapat menjadi bagian dari pengembangan industri farming di daerah tersebut.
“Polres Kutai Barat siap mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif guna menunjang seluruh rangkaian kegiatan pengembangan industri farming. Program ini diharapkan mampu meningkatkan produksi pangan sekaligus membuka peluang usaha dan lapangan pekerjaan bagi masyarakat,” ujar Subari.
Dukungan terhadap rencana tersebut juga disampaikan Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kubar, Rion yang menyatakan pihaknya siap melakukan pendampingan dan koordinasi lintas sektor agar program yang dirancang dapat berjalan secara efektif dan berkelanjutan.
Sinergi antara pemerintah daerah, TNI, Polri serta pelaku usaha menjadi faktor penting dalam mewujudkan pengembangan pertanian modern yang mampu mendukung ketahanan pangan daerah.
Dalam pembahasan itu, peserta rapat juga menyoroti rancangan Memorandum of Understanding (MoU) yang akan menjadi dasar kerja sama pengembangan industri farming. Draft yang telah disusun masih memerlukan kajian lebih lanjut oleh masing-masing instansi guna memastikan kesesuaiannya dengan tugas dan kewenangan setiap pihak.
Meski belum mencapai kesepakatan final, seluruh peserta rapat sepakat untuk terus membangun komunikasi dan koordinasi dalam rangka penyempurnaan substansi kerja sama tersebut.
Melalui kolaborasi yang tengah dipersiapkan, pengembangan industri farming di Kubar diharapkan mampu menjadi langkah strategis untuk meningkatkan produktivitas pertanian, memperkuat ketahanan pangan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui terciptanya peluang usaha dan lapangan kerja baru.
Editor: Aspian Nur
Sabtu, 06/06/2026
Rapat koordinasi pengembangan industri farming di Aula Tribrata Polres Kubar (Dok Polres Kubar)
TERPOPULER