Jumat, 05/06/2026

Tinggalkan Surat untuk Keluarga, Seorang Pria di Samarinda Diduga Terjun ke Sungai Mahakam dari Jembatan Mahakam I

Jumat, 05/06/2026

Pampta III Polresta Samarinda saat berada di TKP yang di duga lompat dari Jembatan Mahakam I (Foto: Adnan Abdul/Korankaltim.com)

Share
Join Grup Telegram Koran Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/+SsC4jer3I5syZWU1 atau klik tombol dibawah ini.

Grup Telegram Koran Kaltim

kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel.

Berita Terkait

Tinggalkan Surat untuk Keluarga, Seorang Pria di Samarinda Diduga Terjun ke Sungai Mahakam dari Jembatan Mahakam I

Jumat, 05/06/2026

logo

Pampta III Polresta Samarinda saat berada di TKP yang di duga lompat dari Jembatan Mahakam I (Foto: Adnan Abdul/Korankaltim.com)

Penulis: Adnan Abdul 

KORANKALTIM.COM, SAMARINDA – Peristiwa yang diduga sebagai aksi bunuh diri menggegerkan masyarakat Kota Samarinda Jumat (5/6/2026) pagi tadi.

Dugaan itu muncul setelah  setelah sejumlah barang pribadi beserta sepucuk surat ditemukan di atas Jembatan Mahakam I Jalan Slamet Riyadi, Kecamatan Sungai Kunjang. Surat tersebut berisi pesan menyentuh yang diduga ditulis oleh seorang pria bernama Bobi Bulolo sebelum menghilang.

Temuan itu pertama kali dilaporkan warga kepada kepolisian setelah melihat sejumlah barang tergeletak tanpa pemilik di kawasan jembatan yang menimbulkan kecurigaan hingga akhirnya aparat Polresta Samarinda turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan.

Pamapta III Polresta Samarinda Aiptu Joko Wahyudi mengatakan, mereka menerima laporan pagi hari terkait dugaan seseorang yang melompat ke Sungai Mahakam dari Jembatan Mahakam I.

“Pagi tadi kami menerima laporan dari masyarakat. Diperkirakan ada seseorang yang melompat ke Sungai Mahakam dari Jembatan Mahakam I,” kata Wahyu saat ditemui Korankaltim.com di lokasi.

Setibanya di lokasi, petugas menemukan sejumlah barang yang diduga milik orang yang bersangkutan yaitu Bobi. Barang-barang tersebut meliputi tas, jaket, sandal, telepon genggam serta sebuah surat yang ditinggalkan di sekitar area jembatan.

Isi surat tersebut menjadi perhatian karena memuat ungkapan perasaan mendalam dari penulisnya. Pesan yang diduga ditulis Bobi itu menyampaikan permohonan maaf kepada siapa pun yang menemukan surat tersebut dan meminta agar keluarganya tidak diberi tahu mengenai keberadaannya.

Selain itu, surat tersebut juga menggambarkan kondisi psikologis yang tengah dialami penulis yang menyatakan keputusan yang diambil bukan disebabkan oleh kebencian terhadap keluarga ataupun orang lain, melainkan karena merasa tidak lagi mampu menghadapi beratnya persoalan hidup yang sedang dijalani.

Di bagian akhir surat tercantum nama Bobi Bulolo. Meski demikian, polisi masih melakukan pendalaman untuk memastikan identitas pemilik surat dan keterkaitannya dengan dugaan peristiwa tersebut. “Sepertinya dia habis berobat di rumah sakit mata,” ujar Joko mengenai salah satu petunjuk yang ditemukan petugas di lokasi.

Saat ini, kepolisian masih mengumpulkan berbagai informasi dan berupaya memperoleh rekaman kamera pengawas di sekitar Jembatan Mahakam I guna memastikan kronologi kejadian. Polresta Samarinda juga telah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan untuk mengakses CCTV yang berada di kawasan tersebut.

“Untuk saat ini kami sudah berkoordinasi dengan Dishub guna mencari rekaman CCTV. Namun kewenangan CCTV di Jembatan Mahakam ini berada pada pihak lain, sehingga masih dalam proses untuk membuka dan memeriksa rekamannya,” pungkas Joko.

Hingga berita ini diturunkan, proses penyelidikan masih berlangsung dan keberadaan pria yang diduga meninggalkan surat tersebut masih dalam pencarian pihak berwenang.

Editor: Aspian Nur

Tinggalkan Surat untuk Keluarga, Seorang Pria di Samarinda Diduga Terjun ke Sungai Mahakam dari Jembatan Mahakam I

Jumat, 05/06/2026

Pampta III Polresta Samarinda saat berada di TKP yang di duga lompat dari Jembatan Mahakam I (Foto: Adnan Abdul/Korankaltim.com)

Share

Berita Terkait