Kamis, 04/06/2026
Kamis, 04/06/2026
Novan personil Posko 5 Disdamkarmat (Kiri) saat menyerahkan seekor kukang yang di selamatkan di pemukiman warga ke perwakilan BKSDA Kaltim Witono (Kanan) (Adnan Abdul/Korankaltim.com)
Kamis, 04/06/2026

Novan personil Posko 5 Disdamkarmat (Kiri) saat menyerahkan seekor kukang yang di selamatkan di pemukiman warga ke perwakilan BKSDA Kaltim Witono (Kanan) (Adnan Abdul/Korankaltim.com)
Penulis: Adnan Abdul
KORANKALTIM.COM, SAMARINDA – Seekor satwa dilindungi, Kukang ditemukan warga berkeliaran di kawasan Jalan Bung Tomo, Gang Langgar, Kelurahan Sungai Kledang, Kecamatan Samarinda Seberang, Kamis (4/6/2026) dini hari.
Satwa tersebut ditemukan dalam kondisi mengalami luka yang diduga merupakan bekas alat pengikat saat berada dalam pemeliharaan manusia.
Keberadaan kukang itu pertama kali dilaporkan warga kepada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Samarinda. Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Posko 5 segera menuju lokasi untuk melakukan evakuasi.
Personel Posko 5 Disdamkarmat Samarinda Novan mengatakan, warga awalnya mengira hewan yang ditemukan merupakan seekor monyet. Namun setelah dilakukan pengecekan, petugas memastikan satwa tersebut adalah kukang.
“Saat kami tiba dan melakukan pemeriksaan, ternyata hewan yang dilaporkan warga adalah kukang. Proses evakuasinya berjalan aman karena satwa tidak menunjukkan perilaku agresif,” ujar Novan saat ditemui di posko 5 Disdamkarmat Kota Samarinda pada Kamis (4/5/2026).
Saat proses pemeriksaan awal, petugas menemukan adanya luka pada bagian tubuh kukang yang diduga berasal dari bekas rantai atau alat pengikat lainnya. Temuan tersebut menguatkan dugaan bahwa satwa itu sebelumnya pernah dipelihara sebelum akhirnya berada di lingkungan permukiman.
“Kami melihat ada bekas luka yang mengarah pada bekas ikatan. Dugaan sementara, kukang ini pernah dipelihara lalu terlepas atau sengaja dilepaskan,” katanya.
Usai dievakuasi, kukang tersebut diserahkan kepada Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Timur untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Seksi Pengendali Ekosistem Hutan BKSDA Kaltim Witono mengatakan, hasil identifikasi awal menunjukkan indikasi kuat bahwa satwa tersebut pernah berada dalam pemeliharaan manusia.
“Bekas luka pada tubuhnya mengarah pada bekas alat pengikat. Selain itu, perilakunya juga cukup tenang saat berinteraksi dengan manusia, sehingga dugaan pernah dipelihara menjadi semakin kuat,” jelasnya.
Menurut Witono, kukang tersebut akan menjalani pemeriksaan kesehatan dan rehabilitasi sebelum dipertimbangkan untuk dilepasliarkan kembali ke habitat alaminya.
“Kami akan memastikan kondisi kesehatannya terlebih dahulu melalui pemeriksaan dokter hewan. Jika dinyatakan sehat dan insting alaminya kembali baik, baru akan diproses untuk pelepasliaran ke habitat yang sesuai,” pungkasnya.
Editor: Erwin
Kamis, 04/06/2026
Novan personil Posko 5 Disdamkarmat (Kiri) saat menyerahkan seekor kukang yang di selamatkan di pemukiman warga ke perwakilan BKSDA Kaltim Witono (Kanan) (Adnan Abdul/Korankaltim.com)
TERPOPULER