Insiden yang diduga dipicu oleh kebocoran tabung LPG ini mengakibatkan seorang pemilik warung mengalami luka bakar serius.
Pos Sektor Pemdam Kebakaran Samboja Pesisir menerima laporan dari warga langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian. Menurut laporan resmi dari Komandan Pos Sektor Samboja Pesisir H Saharuddin, kobaran api sudah dalam posisi membesar saat petugas tiba di lapangan. Konstruksi bangunan warung yang didominasi material kayu membuat api dengan sangat cepat menghanguskan seluruh isi bangunan.
"Bahan bangunan yang terbuat dari kayu membuat api dengan mudah membakar bangunan warung itu. Api bahkan hampir merambat ke rumah tinggal yang berada persis di belakang warung," kata Saharuddin saat dikonfirmasi Korankaltim.com Rabu (3/6/2026).
Petugas pemadam kebakaran dari Regu III dibantu personel lintas regu langsung melakukan penyekatan, pemadaman, hingga proses pendinginan objek. Setelah situasi berhasil dikendalikan, tercatat satu bangunan warung hangus total.
"Musibah ini berdampak pada satu KK (Kepala Keluarga) yang juga pemilik warung bernama Karnada Kukur dilaporkan terluka dalam peristiwa ini," sebut Saharuddin lagi.
Karnada Kukur dilaporkan mengalami luka bakar di bagian tangan kanan dan kiri serta bagian kepala, langsung dievakuasi menggunakan ambulans PMI Samboja Barat untuk mendapatkan perawatan medis.
Proses penjinakan api memakan waktu kurang lebih dua jam hingga dinyatakan selesai dan kondusif pada pukul 11.30 WITA.
Ada dua mobil pemadam Kajama dan satu unit mobil tangki suplai air serta unit kendaraan operasional AVP perasi kemanusiaan ini juga yang didatangkan untuk mengatasi kebakaran, bersinergi yang sangat solid dari berbagai instansi di lapangan termasuk unit pemadam Manggala Agni, BKSDA Pos 38, personil Koramil dan Polsek Samboja, serta petugas PLN. "Saat inj penanganan kebakaran sudah aman dan terkendali. Korban sudah dilarikan ke fasilitas kesehatan di wilayah itu untuk mendapatkan penanganan," pungkas Saharuddin.
Editor: Aspian Nur