Rifki, warga Kecamatan Kembang Janggut, Kabupaten Kutai Kartanegara, sebelumnya dilaporkan hanyut pada Minggu (31/5/2026) lalu sekitar pukul 17.00 WITA petang saat berenang bersama beberapa temannya di sungai tersebut.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian bermula ketika Rifki berenang bersama temannya menyeberangi sungai. Setelah berada di Seberang mereka berencana kembali menuju tenda, namun saat perjalanan kembali pemuda itu terseret derasnya arus sungai.
Teman Rifki sempat berupaya memberikan pertolongan, namun derasnya arus membuat Rifki tidak dapat diselamatkan. Peristiwa itu kemudian dilaporkan kepada pihak berwenang dan operasi pencarian segera dilakukan.
Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Pos SAR Kutai Timur, Brimob Polda Kalimantan Timur, Polsek Muara Wahau, keluarga Rifki serta masyarakat setempat melakukan pencarian tiga hari. Pada hari ketiga operasi, tepatnya pukul 08.40 WITA pagi tadi, Rifki akhirnya ditemukan sekitar 7,7 kilometer dari lokasi awal kejadian.
Koordinator Pos SAR Kutim Dwi Adi Wibowo menyebutkan, selama proses pencarian menghadapi tantangan cukup berat akibat kondisi arus sungai yang deras. Arus sungai yang cukup kuat menjadi kendala utama selama proses pencarian. "Namun seluruh unsur SAR terus berupaya maksimal hingga almarhum ditemukan," kata Dwi.
Setelah ditemukan Rifki langsung dievakuasi oleh tim gabungan dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk dibawa ke rumah duka.
Keberhasilan operasi tersebut tidak terlepas dari kerja sama seluruh unsur yang terlibat dalam pencarian. Pihaknya mengapresiasi kepada seluruh personel gabungan, keluarga korban dan masyarakat yang telah membantu proses pencarian sejak hari pertama hingga ditemukan.
"Operasi SAR telah kami tutup setelah korban ditemukan. Seluruh unsur yang terlibat selanjutnya dikembalikan ke satuan masing-masing," tutup Dwi.
Editor: Aspian Nur