Jumat, 05/06/2026

Nilai Teknis Pembagian MBG Masih Perlu Pembenahan

Jumat, 05/06/2026

Mendikdasmen Abdul Mu'ti saat memberikan koreksi terkait teknis pembagian Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMPN 14 Balikpapan, Jumat (5/6). (Januar/Korankaltim).

Share
Join Grup Telegram Koran Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/+SsC4jer3I5syZWU1 atau klik tombol dibawah ini.

Grup Telegram Koran Kaltim

kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel.

Berita Terkait

Nilai Teknis Pembagian MBG Masih Perlu Pembenahan

Jumat, 05/06/2026

logo

Mendikdasmen Abdul Mu'ti saat memberikan koreksi terkait teknis pembagian Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMPN 14 Balikpapan, Jumat (5/6). (Januar/Korankaltim).

Penulis: Muhammad Solih Januar

KORANKALTIM.COM, BALIKPAPAN – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang telah berjalan selama 10 bulan di SMPN 14 Balikpapan dinilai masih memerlukan beberapa pembenahan teknis. 

Hal ini menjadi perhatian khusus agar program nasional tersebut tidak hanya berfokus pada pemenuhan gizi, melainkan juga melatih kedisiplinan siswa.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti menegaskan hal itu saat meninjau pelaksanaan MBG dan berdialog dengan pihak sekolah di SMPN 14 Balikpapan Jumat (5/6/2026) siang tadi.

"Secara keseluruhan yang saya lihat sekarang sudah oke dan menunya bervariasi setiap hari. Walaupun sudah sesuai, menurut saya memang masih ada aspek yang perlu diperbaiki dan ditingkatkan lagi," ujar Mu'ti usai meninjau kelas.

Satu diantara pembenahan krusial yang disorot Abdul Mu'ti adalah tata cara atau teknis pembagian makanan kepada para murid. Menurutnya, mekanisme yang ada saat ini belum sepenuhnya mendorong kemandirian anak.

"Tadi ada koreksi dari saya. Yang mengambil makanan jangan itu-itu saja atau dibagi-bagikan. Polanya harus diubah, wadah makanan ditaruh di depan kelas, kemudian anak-anak mengantre mengambil sendiri satu per satu agar melatih kedisiplinan mereka," jelasnya.

Kendati memberikan catatan minor, Abdul Mu'ti mengapresiasi konsistensi program yang sudah berjalan sejak Agustus 2025 lalu di sekolah tersebut. Berdasarkan laporan kepala sekolah, kehadiran para siswa kini jauh lebih meningkat karena terbiasa mendapatkan sarapan sehat sebelum memulai pelajaran.

Menyangkut kualitas makanan, kementeriannya dalam waktu dekat akan mewajibkan setiap sekolah memberikan laporan berkala terkait daftar menu yang disediakan oleh Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG). Langkah ini mengacu pada arahan langsung dari Presiden demi menjaga kelayakan dan mutu gizi di setiap satuan pendidikan.

"Anak-anak tadi saya tanya juga suka karena menunya berganti setiap hari. Pengawasan akan terus kita perketat agar standar mutunya tetap terjaga dengan baik," tutup Mu’ti.


Editor: Aspian Nur

Nilai Teknis Pembagian MBG Masih Perlu Pembenahan

Jumat, 05/06/2026

Mendikdasmen Abdul Mu'ti saat memberikan koreksi terkait teknis pembagian Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMPN 14 Balikpapan, Jumat (5/6). (Januar/Korankaltim).

Share

Berita Terkait