Senin, 08/06/2026
Senin, 08/06/2026
Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Syahariah Mas’ud, saat diwawancarai oleh awak media.(Ainur/Korankaltim.com)
Senin, 08/06/2026

Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Syahariah Mas’ud, saat diwawancarai oleh awak media.(Ainur/Korankaltim.com)
Penulis: Ainur Rofiah
KORANKALTIM.COM, SAMARINDA – Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur, (Kaltim), Syahariah Mas’ud menyebut Program GratisPol yang digagas Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim terus menunjukkan perkembangan positif.
Ia mengatakan, hingga tahap ketiga penyaluran bantuan, program tersebut telah memberikan manfaat kepada puluhan ribu mahasiswa di berbagai perguruan tinggi dengan dukungan anggaran ratusan miliar rupiah.
Berdasarkan data terbaru, sebanyak 63.603 mahasiswa telah menerima bantuan pendidikan melalui Program GratisPol. Untuk merealisasikan bantuan tersebut, Pemprov Kaltim mengalokasikan anggaran sebesar Rp288,5 miliar.
Selain itu, komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan akses pendidikan juga ditunjukkan melalui rencana penyediaan anggaran sekitar Rp1,3 triliun pada 2026 guna memperluas jangkauan program.
Meski demikian, Syahariah mengingatkan bahwa keberhasilan program tidak hanya bergantung pada besarnya anggaran yang disediakan pemerintah.
Menurut dia, peran institusi pendidikan sangat penting untuk memastikan informasi terkait program dapat tersampaikan secara jelas dan tepat kepada mahasiswa.
Syahariah menilai berbagai kritik dan keluhan yang muncul selama pelaksanaan GratisPol perlu dijadikan bahan evaluasi bersama.
Ia menegaskan, setiap persoalan harus dikaji secara objektif agar sumber permasalahan dapat diketahui dan solusi yang tepat dapat ditemukan.
“Kami mengapresiasi setiap masukan yang disampaikan mahasiswa. Namun, perlu juga dilihat secara menyeluruh apakah kendala yang terjadi berasal dari kebijakan program atau justru dari pelaksanaannya di lapangan,” kata Syahariah, Senin (8/6/2026).
Ia pun berharap seluruh pihak terkait dapat memperkuat koordinasi dan mempercepat penyelesaian berbagai kendala teknis yang ditemukan dalam pelaksanaannya.
“Jangan sampai program yang dirancang untuk membantu masyarakat menghadapi hambatan yang sebenarnya bisa diselesaikan lebih awal,” tuturnya.
Editor: Erwin
Senin, 08/06/2026
Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Syahariah Mas’ud, saat diwawancarai oleh awak media.(Ainur/Korankaltim.com)
TERPOPULER