Senin, 08/06/2026
Senin, 08/06/2026
Rapat koordinasi pembahasan kegiatan Bhayangkara Kukar Run 2026 (satlantaspolreskukar.dok)
Senin, 08/06/2026

Rapat koordinasi pembahasan kegiatan Bhayangkara Kukar Run 2026 (satlantaspolreskukar.dok)
Penulis: Muhammad Heriansyah
KORANKALTIM.COM, TENGGARONG – Polres Kutai Kartanegara (Kukar) terus mematangkan berbagai persiapan pelaksanaan Bhayangkara Kukar Run 2026 pada 5 Juli 2026 mendatang. Kesiapan tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang digelar di Ruang Rapat Satlantas Polres Kukar, Tenggarong belum lama ini
Rapat dipimpin oleh Kasat Lantas Polres Kukar, AKP Ahmad Fandoli ini turut dihadiri perwakilan sejumlah instansi terkait, di antaranya Satpol PP Kukar, Dinas Koperasi dan UKM Kukar, Dinas Perhubungan Kukar, serta unsur pendukung lainnya.
AKP Ahmad Fandoli menjelaskan bahwa Bhayangkara Kukar Run 2026 merupakan salah satu agenda besar dalam rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang bertujuan mempererat hubungan Polri dengan masyarakat sekaligus mendorong budaya hidup sehat melalui olahraga.
“Kegiatan Bhayangkara Kukar Run tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga sarana memperkuat sinergi antara Polri, pemerintah daerah, komunitas, pelaku UMKM, dan masyarakat luas,” katanya dikonfirmasi Korankaltim.com, Senin (8/6/2026).
Ia menyebutkan, berdasarkan hasil pemaparan, Taman Tanjong akan menjadi lokasi utama pelaksanaan kegiatan dengan kapasitas pengunjung diperkirakan mencapai 1.838 hingga 2.757 orang.
Di kawasan tersebut akan dibangun panggung utama, panggung flag off, tenda VIP, area konsumsi, serta akses keluar-masuk peserta yang terintegrasi.
Sementara itu, gerbang start dan finish akan memanfaatkan jalur jalan selebar delapan meter dengan desain yang memungkinkan mobilitas peserta berlangsung aman dan tertib. Panitia menargetkan jumlah peserta mencapai lebih dari 1.000 pelari.
Untuk mendukung identitas acara, jersey peserta akan mengusung warna dasar navy blue yang dipadukan dengan motif etnik Kalimantan berwarna emas. Ornamen tersebut terinspirasi dari ukiran Dayak, lengkungan khas budaya Kutai, serta sentuhan batik etnik Kalimantan yang dikemas dalam gaya tribal modern.
Panitia juga telah menetapkan rute resmi lari sejauh 8 kilometer yang melintasi sejumlah ruas jalan utama dan ikon Kota Tenggarong. Start dimulai dari Taman Tanjong, melewati Jembatan Bongkok, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan KH Ahmad Muksin, kawasan DPRD Kukar, Pos Kumala, Jalan Imam Bonjol, Jalan Ahmad Yani, Jembatan Lama, Jalan Kartini, Jembatan Baru, Jalan Mayjend Panjaitan, Jalan Mulawarman, Jalan Awang Sabran, Jalan Diponegoro, Jalan Panji, hingga finis di kawasan Museum Mulawarman.
Untuk menjamin keamanan dan kelancaran kegiatan, rekayasa lalu lintas akan diterapkan secara bertahap di sejumlah titik lintasan. Penempatan pos pemeriksaan, water station, serta Medis Spot Mobile juga akan disiagakan di beberapa lokasi strategis guna mengantisipasi kebutuhan peserta selama perlombaan.
Tidak hanya menghadirkan kompetisi olahraga, Bhayangkara Kukar Run 2026 juga akan menampilkan beragam atraksi seni dan budaya di sepanjang lintasan. Sejumlah komunitas dan kelompok seni akan ditempatkan di beberapa titik untuk memberikan semangat kepada para pelari.
“Mulai dari pertunjukan perkusi bersama Remaung Kukar, kesenian alat musik tradisional Kukar, Reog Ponorogo, marching band SMAN 1 Tenggarong, hingga pertunjukan budaya Dayak Kukar akan turut menyemarakkan suasana sepanjang rute,” sebutnya.
Panitia juga menyiapkan area khusus dokumentasi media serta pengaturan zonasi parkir yang dibedakan antara kendaraan VVIP, VIP, dan peserta umum guna menghindari penumpukan kendaraan di area steril kegiatan.
Dalam rapat tersebut, peserta menyepakati beberapa langkah penting yang harus segera ditindaklanjuti. Salah satunya adalah sosialisasi lebih awal kepada masyarakat terkait penutupan dan pengalihan arus lalu lintas selama pelaksanaan event lari 8 kilometer tersebut.
Selain itu, kesiapan fasilitas kesehatan, penempatan personel keamanan, serta pengaturan aktivitas UMKM juga menjadi perhatian utama. Dinas Koperasi dan UMKM Kukar akan berkoordinasi dengan para pelaku usaha untuk mengatur proses masuk barang dagangan sebelum kegiatan berlangsung.
Sebagai langkah pemantapan akhir, Polres Kukar berencana menggelar rapat lanjutan dengan melibatkan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) teknis serta perwakilan pelaku UMKM.
“Melalui persiapan yang matang dan kolaborasi lintas sektor, Bhayangkara Kukar Run 2026 diharapkan menjadi ajang olahraga berskala besar yang tidak hanya meningkatkan semangat hidup sehat masyarakat, tetapi juga menjadi sarana promosi budaya, pariwisata, dan pemberdayaan ekonomi lokal di Kabupaten Kutai Kartanegara,” tutupnya.
Editor: Erwin
Senin, 08/06/2026
Rapat koordinasi pembahasan kegiatan Bhayangkara Kukar Run 2026 (satlantaspolreskukar.dok)
TERPOPULER