Selasa, 14/04/2026
Selasa, 14/04/2026
Presiden BEM KM Unmul, Hiththan Hersya Putra (istimewa).
Selasa, 14/04/2026

Presiden BEM KM Unmul, Hiththan Hersya Putra (istimewa).
Penulis: M Rafik
KORANKALTIM.COM, SAMARINDA – Gelombang aksi besar dipastikan akan terjadi pada 21 April 2026 mendatang. Ribuan mahasiswa bersama elemen masyarakat di Kalimantan Timur (Kaltim) menyatakan siap turun ke jalan untuk menyuarakan kritik terhadap kinerja Pemerintah Provinsi Kaltim.
Presiden BEM KM Unmul, Hiththan Hersya Putra, menegaskan aksi ini merupakan hasil konsolidasi berbagai kelompok yang selama ini mengawal isu-isu daerah. Ia menyebut, gerakan tersebut membawa satu narasi besar terkait kondisi Kaltim saat ini.
“Yang kami bawa adalah keresahan masyarakat hari ini. Kami sepakat, Kaltim darurat, Pemprov tidak becus, dan masyarakat tidak terurus,” tegasnya, Selasa (14/4/2026).
Ia menjelaskan, tuntutan utama dalam aksi tersebut adalah evaluasi menyeluruh terhadap kinerja Pemprov Kaltim. Menurutnya, berbagai persoalan yang muncul selama ini dinilai belum mendapat penyelesaian yang maksimal.
Selain itu, massa aksi juga akan mendorong DPRD Kaltim untuk menjalankan fungsi pengawasan secara optimal. Termasuk menggunakan hak konstitusional seperti hak interpelasi dan hak angket.
“Kami mendesak DPRD untuk menjalankan kewenangannya. Hak interpelasi, hak angket, itu harus digunakan untuk menjawab persoalan yang ada,” ujarnya.
Terkait persiapan, Hiththan memastikan konsolidasi telah dilakukan secara matang. Sejumlah aliansi mahasiswa dan masyarakat yang sebelumnya bergerak terpisah kini telah bergabung dalam satu kekuatan besar bernama Aliansi Rakyat Kaltim. Menurutnya, penggabungan kekuatan tersebut membuat persiapan aksi semakin solid dan terorganisir.
“Kami mahasiswa sudah siap, aliansi masyarakat juga sudah siap. Sekarang digabung, jadi jauh lebih matang,” katanya.
Dari sisi jumlah massa, pihaknya optimistis aksi akan diikuti ribuan peserta. Dari internal Universitas Mulawarman saja, sedikitnya 500 mahasiswa dipastikan ikut turun.
“Kalau digabung dengan kampus lain seperti Untag, UINSI, Polnes, Politani, hingga UMKT, kami yakin 1.000 sampai 2.000 massa bisa tercapai,” pungkasnya.
Editor: Erwin
Selasa, 14/04/2026
Presiden BEM KM Unmul, Hiththan Hersya Putra (istimewa).
TERPOPULER