Kamis, 19/02/2026

BBPJN Kaltim Padukan Infrastruktur dan Budaya Lewat Motif Dayak Bahau di Jembatan Mahulu

Kamis, 19/02/2026

Jembatan Sungai Suwan yang menghubungkan ruas jalan Tiong Ohang-Long Pahangai. (Foto: BBPJN Kaltim)

Share
Join Grup Telegram Koran Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/+SsC4jer3I5syZWU1 atau klik tombol dibawah ini.

Grup Telegram Koran Kaltim

kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel.

Berita Terkait

BBPJN Kaltim Padukan Infrastruktur dan Budaya Lewat Motif Dayak Bahau di Jembatan Mahulu

Kamis, 19/02/2026

logo

Jembatan Sungai Suwan yang menghubungkan ruas jalan Tiong Ohang-Long Pahangai. (Foto: BBPJN Kaltim)

Penulis: Rahmat Surya

KORANKALTIN.COM, SAMARINDA - Sebagai upaya mendukung pelestarian kebudayaan lokal, Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) Kaltim turut menyertakan motif khas Suku Dayak di Jembatan Sungai Suwan di Mahakam Ulu. 

PPK Perbatasan I Kaltim Femy Arizona menyebut mereka baru menuntaskan pengecatan jembatan di ruas jalan Tiong Ohang-Long Pahangai dan pengecatan kali ini dilakukan tidak seperti biasa karena mereka menambahkan motif khas Suku Dayak Bahau.

“Ini dilakukan untuk menunjukkan identitas masyarakat asli Kaltim.Motif Suku Dayak Bahau dipilih dengan tujuan melestarikan kebudayaan adat dan kearifan lokal masyarakat setempat,” ujar Femy.

Dari informasi yang ia terima, Suku Dayak Bahau merupakan mayoritas suku yang mendiami Kecamatan Long Pahangai, Mahakam Ulu. Selain melakukan pengecatan jembatan, BBPJN juga melakukan sejumlah perawatan untuk mendukung mobilitas masyarakat selama Bulan Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi.

“Misalnya pemotongan rumput, supaya masyarakat juga lebih mudah untuk melintasi ruas-ruas jalan yang sudah dibangun. Ke depannya, akan lebih banyak perawatan yang dilakukan khususnya berhadapan dengan arus mudik lebaran Idulfitri,” tambahnya.

Sebelumnya, BBPJN Kaltim juga terus mengerjakan pembangunan jalan di Mahakam Ulu, yang dimulai dari ruas jalan di wilayah Kutai Barat. Pemerintah pusat melalui BBPJN Kaltim menargetkan pembangunan ruas penghubung sepanjang 117 km, sejak 2017 dan ditargetkan rampung pada 2029 mendatang. 

Proyek ini mencakup pembangunan badan jalan, jembatan hingga perbaikan ruas Tering, Long Bagun dan Ujoh Bilang dalam upaya mengoptimalkan konektivitas di wilayah perbatasan Kaltim. 

Editor: Aspian Nur 

BBPJN Kaltim Padukan Infrastruktur dan Budaya Lewat Motif Dayak Bahau di Jembatan Mahulu

Kamis, 19/02/2026

Jembatan Sungai Suwan yang menghubungkan ruas jalan Tiong Ohang-Long Pahangai. (Foto: BBPJN Kaltim)

Share

Berita Terkait