Jumat, 19/06/2026

Polisi Belum Tetapkan Tersangka Kasus Dugaan Penembakan Tetangga di Samarinda, Terduga Masih Dirawat

Jumat, 19/06/2026

Tangkapan layar saat pelaku terekam cctv melakukan aksinya. (Foto: Adnan Abdul/KoranKaltim.com)

Share
Join Grup Telegram Koran Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/+SsC4jer3I5syZWU1 atau klik tombol dibawah ini.

Grup Telegram Koran Kaltim

kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel.

Berita Terkait

Polisi Belum Tetapkan Tersangka Kasus Dugaan Penembakan Tetangga di Samarinda, Terduga Masih Dirawat

Jumat, 19/06/2026

logo

Tangkapan layar saat pelaku terekam cctv melakukan aksinya. (Foto: Adnan Abdul/KoranKaltim.com)

Penulis: Adnan Abdul 

KORANKALTIM.COM, SAMARINDA – Polisi masih mendalami kasus penembakan yang diduga dilakukan seorang pria berinisial LM (46) terhadap tetangganya sendiri, Rusli (47), di Jalan Karya Baru, RT 09, Kelurahan Sempaja Selatan, Kecamatan Samarinda Utara. 

Meski diduga sebagai pelaku utama, LM hingga kini belum ditetapkan sebagai tersangka karena masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Kapolsek Sungai Pinang AKP Aksarudin Adam mengungkapkan, berdasarkan informasi yang dihimpun penyidik, LM merupakan seorang residivis yang telah empat kali menjalani hukuman pidana dengan kasus yang didominasi tindak penganiayaan dan pengrusakan.

“Berdasarkan informasi yang kami miliki, LM merupakan seorang residivis. Yang bersangkutan tercatat telah beberapa kali menjalani hukuman pidana, kurang lebih empat kali, dengan kasus yang didominasi tindak pidana pengrusakan dan penganiayaan,” ujar Aksaruddin, Jumat (19/6/2026).

Peristiwa penembakan itu terjadi pada Sabtu (13/6/2026) lalu. Polisi menerima laporan warga mengenai adanya keributan yang berujung aksi penembakan menggunakan senapan angin. 

Saat tiba di lokasi, petugas mendapati korban mengalami luka tembak di paha kiri dengan proyektil yang masih bersarang di tubuhnya.

“Korban terkena tembakan di paha sebelah kiri dan proyektil masih bersarang di dalam tubuh korban. Saat ini korban sedang menjalani perawatan medis di rumah sakit,” katanya.

Dari hasil penyelidikan sementara, motif penembakan diduga dipicu dendam lama terkait pengelolaan lahan parkir di salah satu usaha kuliner di Jalan KH Wahid Hasyim. 

Sebelum menjalani hukuman penjara sekitar satu tahun lalu, pengelolaan parkir tersebut berada di tangan LM. Namun selama ia menjalani masa hukuman, pengelolaan parkir beralih kepada korban.

“Motifnya diduga karena dendam lama. Setelah pelaku bebas, diduga muncul perselisihan terkait pembagian hasil parkir yang kemudian berujung cekcok,” jelasnya.

Polisi juga menduga LM berada di bawah pengaruh minuman keras saat melakukan penembakan. Setelah melepaskan satu kali tembakan, LM sempat melarikan diri sebelum akhirnya dikejar warga hingga sekitar 500 meter dari lokasi kejadian.

Saat diamankan, kondisi LM sudah mengalami luka cukup serius. Ia mengalami luka di kepala, dugaan patah tulang pada lengan kiri dan kaki kanan, serta cedera pada bagian rusuk akibat amukan warga yang geram atas perbuatannya.

“Hingga saat ini kami belum dapat mengambil keterangan dari terduga pelaku karena masih menjalani perawatan medis. Keterangan lengkap dari korban selaku pelapor juga belum dapat diambil,” tegasnya.

Selain itu, polisi masih memburu dua pria yang diduga berada bersama LM saat kejadian. Keberadaan keduanya diketahui dari keterangan warga dan rekaman CCTV di sekitar lokasi. 

“Penyidik masih menunggu kondisi kesehatan korban dan terduga pelaku membaik. Setelah keduanya memungkinkan untuk dimintai keterangan secara lengkap, kami akan menentukan langkah hukum selanjutnya berdasarkan hasil pemeriksaan yang diperoleh,” pungkasnya.

Editor: Erwin

Polisi Belum Tetapkan Tersangka Kasus Dugaan Penembakan Tetangga di Samarinda, Terduga Masih Dirawat

Jumat, 19/06/2026

Tangkapan layar saat pelaku terekam cctv melakukan aksinya. (Foto: Adnan Abdul/KoranKaltim.com)

Share

Berita Terkait