Jumat, 19/06/2026
Jumat, 19/06/2026
Pemulangan jemaah haji Berau tahun 2026 dijadwalkan berlangsung bertahap melalui empat kloter hingga akhir Juni. (Foto: Indri/Korankaltim.com)
Jumat, 19/06/2026

Pemulangan jemaah haji Berau tahun 2026 dijadwalkan berlangsung bertahap melalui empat kloter hingga akhir Juni. (Foto: Indri/Korankaltim.com)
Penulis: Indri
KORANKALTIM.COM, TANJUNG REDEB – Proses pemulangan jemaah haji asal Kabupaten Berau mulai berlangsung secara bertahap. Sebanyak 215 jemaah yang menunaikan ibadah haji tahun 2026 dijadwalkan kembali ke Tanah Air melalui empat kelompok terbang (kloter) berbeda hingga akhir Juni mendatang.
Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Berau, Hindun Nahdiani, mengatakan pihaknya terus memantau kondisi dan perkembangan seluruh jemaah selama berada di Tanah Suci melalui koordinasi intensif dengan petugas haji serta grup komunikasi yang terhubung langsung dengan para jemaah.
“Selama ini kami terus melakukan pemantauan melalui petugas dan grup yang terhubung langsung dengan jemaah,” ujarnya.
Pemulangan pertama dilakukan melalui Kloter 3 pada 10 Juni dengan jumlah dua jemaah. Selanjutnya, rombongan terbesar yang terdiri dari 212 jemaah dijadwalkan tiba di Kabupaten Berau pada 27 Juni melalui Kloter 14.
Sementara itu, dua jemaah lainnya akan kembali melalui Kloter 16 dan Kloter 17 yang diperkirakan tiba pada 30 Juni. Masing-masing kloter tersebut hanya membawa satu jemaah asal Berau.
Menariknya, meskipun berangkat pada tanggal yang sama, jemaah yang tergabung dalam Kloter 17 diperkirakan tiba lebih dahulu dibandingkan Kloter 16. Hal itu terjadi karena adanya perubahan jadwal penerbangan yang dilakukan penyelenggara haji.
“Kemarin itu Kloter 17 dimajukan, jadi dia lebih dulu dari Kloter 16. Kemungkinan di 30 Juni juga, tetapi mungkin pagi,” kata Hindun.
Menurutnya, perbedaan kloter keberangkatan maupun kepulangan jemaah merupakan dampak dari penyesuaian yang dilakukan saat masa pemberangkatan. Beberapa calon jemaah yang semula dijadwalkan berangkat bersama rombongan utama terpaksa ditunda karena kondisi kesehatan.
Ketika terdapat kursi kosong akibat jemaah yang sakit, posisi tersebut langsung ditawarkan kepada jemaah berstatus cadangan yang telah memenuhi persyaratan dan siap berangkat.
“Jika jemaah cadangan menyatakan siap, maka langsung diberangkatkan bersama kloter terdekat yang tersedia,” jelasnya.
Untuk menyambut kepulangan rombongan terbesar pada 27 Juni nanti, Pemerintah Kabupaten Berau bersama Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Berau tengah menyiapkan agenda penyambutan di Bandara Kalimarau.
Rencananya, penyambutan tersebut akan dihadiri langsung oleh Bupati Berau. Namun demikian, teknis pelaksanaan penyambutan masih menunggu hasil koordinasi lanjutan antara pihak terkait. “Belum ada rapat lagi, mungkin nanti ketentuannya di rapat itu,” tuturnya.
Diketahui, total jemaah haji asal Berau tahun ini berjumlah 215 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 211 jemaah bersama dua petugas haji diberangkatkan pada gelombang utama.
Sementara dua jemaah lainnya menyusul pada 18 Mei 2026, dan dua jemaah telah lebih dahulu berangkat ke Tanah Suci pada 29 April 2026.
“Kami berharap, seluruh jemaah dapat kembali ke Berau dalam kondisi sehat dan membawa predikat haji mabrur setelah menuntaskan rangkaian ibadah di Tanah Suci,” tandasnya.
Editor: Erwin
Jumat, 19/06/2026
Pemulangan jemaah haji Berau tahun 2026 dijadwalkan berlangsung bertahap melalui empat kloter hingga akhir Juni. (Foto: Indri/Korankaltim.com)
TERPOPULER