Jumat, 19/06/2026
Jumat, 19/06/2026
Kondisi badan jalan di Desa Teluk Dalam Kecamatan Tenggarong Seberang akibat longsor. (Foto: Muhammad Anshori/KoranKaltim.com)
Jumat, 19/06/2026

Kondisi badan jalan di Desa Teluk Dalam Kecamatan Tenggarong Seberang akibat longsor. (Foto: Muhammad Anshori/KoranKaltim.com)
Penulis: Muhammad Anshori
KORANKALTIM.COM, TENGGARONG – Minimnya rambu dan penerangan jalan umum di Kilometer 2,8, Desa Teluk Dalam, Kecamatan Tenggarong Seberang, tepatnya jalur poros Tenggarong–Samarinda, diduga menjadi salah satu faktor pemicu rentetan kecelakaan. Kondisi itu diperparah dengan badan jalan yang terus terkikis akibat longsor.
Warga pun mendesak pemerintah daerah segera melakukan perbaikan permanen guna mencegah jatuhnya korban baru di lokasi yang memiliki jurang sedalam sekitar 10 meter tersebut.
Berdasarkan pantauan Korankaltim.com, kondisi di titik Kilometer 2,8 kini semakin memprihatinkan, badan jalan terus terkikis akibat gorong-gorong di bawah badan jalan yang mengalami gangguan aliran air.
“Awal mulanya gorong-gorong tersumbat air, akhirnya tanah urukan ikut ambrol. Sekarang kikisannya sudah memakan badan jalan,” ujar salah warga RT 02, Desa Teluk Dalam, Fendi.
Lantaran tidak adanya rambu peringatan serta lampu penerangan jalan yang kerap padam. Akibatnya, pengendara yang melintas sering tidak menyadari adanya kikisan badan jalan dengan kedalaman sekitar 10 meter.
Sejauh ini, telah terdapat empat insiden kecelakaan di lokasi tersebut, Mobil Daihatsu Terios terperosok ke dalam jurang, kemudian mobil tangki solar hilang kendali di titik yang sama, selanjutnya pengendara sepeda motor. Terbaru insiden menimpa warga Kilometer 3 akibat tidak melihat adanya kerusakan jalan.
“Untuk kejadian 2025-2026 sudah empat kali. Harapannya cepat diperbaiki supaya enggak ada korban-korban selanjutnya. Kalau untuk di tempat lain seperti Punggangan itu sudah lumayan, tapi di sini belum dikasih rambu-rambu sama sekali padahal longsornya sudah lama,” tambah Fendi.
Menanggapi keluhan tersebut, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kukar, Junaidi, menyatakan pihaknya akan segera bergerak untuk menginventarisasi sejumlah ruas jalan yang membutuhkan kelengkapan fasilitas keselamatan.
“Nanti dilakukan pengecekan terlebih dahulu terhadap aspirasi warga terkait penambahan rambu-rambu lalu lintas dan LPJU. Jika itu memang dibutuhkan, maka akan langsung kami masukkan ke dalam perencanaan anggaran dan pemasangan,” tutur Junaidi.
Editor: Erwin
Jumat, 19/06/2026
Kondisi badan jalan di Desa Teluk Dalam Kecamatan Tenggarong Seberang akibat longsor. (Foto: Muhammad Anshori/KoranKaltim.com)
TERPOPULER