Jumat, 19/06/2026
Jumat, 19/06/2026
Progres pembangunan Sekolah Rakyat di kawasan Palaran. (Foto: Dok.Dinsos Kaltim)
Jumat, 19/06/2026

Progres pembangunan Sekolah Rakyat di kawasan Palaran. (Foto: Dok.Dinsos Kaltim)
Penulis: Rahmat Surya
KORANKALTIM.COM, SAMARINDA – Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Kaltim terus mempersiapkan operasional Sekolah Rakyat yang ditargetkan mulai menerima peserta didik pada bulan Juli 2026.
Tahun ini, sesuai arahan pemerintah pusat kuota Sekolah Rakyat di Kaltim sebanyak 210 siswa. Terdiri dari 60 siswa ditingkat Sekolah Dasar (SD), 60 siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan 90 siswa Sekolah Menengah Atas (SMA). Sementara saat dilaksanakan pada tahun pertama, jumlah kuota yang diterima sebanyak 275 siswa.
Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial Kaltim, Achmad Rasyidi, menyampaikan penerimaan siswa Sekolah Rakyat tidak menggunakan mekanisme Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB).
Menurutnya, penerimaan dilakukan berdasarkan Data Tunggal Sosial Nasional (DTSN), khususnya bagi keluarga yang masuk kategori desil 1 dan desil 2. Para calon peserta didik ini akan melalui proses validasi dan verifikasi lapangan oleh petugas.
“Apabila anak dan orang tua bersedia mengikuti program, mereka hanya perlu menandatangani surat pernyataan sebagai bentuk persetujuan,” ujar Rasyidi, Jumat (19/6/2026).
Selain itu, dirinya juga menginformasikan bahwa dalam pelaksanaan program tersebut di tahun ini, proses rekrutmen guru atau tenaga pendidik sedang berlangsung.
Proses seleksi terang Rasyidi, dilakukan oleh pemerintah pusat, sementara pemerintah daerah bertugas menyebarluaskan informasi kepada masyarakat yang memenuhi persyaratan.
“Untuk kebutuhan tenaga pendidik saat ini masih cukup besar, seiring bertambahnya jumlah rombongan belajar dan kesiapan operasional sekolah,” ucapnya.
Sementara itu, progres pembangunan kompleks Sekolah Rakyat di kawasan Stadion Palaran, Samarinda, ungkap Rasyidi telah mencapai sekitar 82 persen. Lokasi tersebut menurutnya akan menjadi pusat kegiatan belajar mengajar sekaligus dilengkapi dengan fasilitas asrama bagi siswa dan guru.
“Di kawasan itu kini dibangun sekitar 24 bangunan yang mencakup ruang kelas SD, SMP, dan SMA, asrama, dapur, ruang makan, tempat ibadah, aula, serta fasilitas olahraga,” katanya.
Seluruh pembangunan ungkapnya juga dikerjakan oleh pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum.
Editor: Erwin
Jumat, 19/06/2026
Progres pembangunan Sekolah Rakyat di kawasan Palaran. (Foto: Dok.Dinsos Kaltim)
TERPOPULER