Jumat, 19/06/2026
Jumat, 19/06/2026
Kepulangan Jamaah Haji Asal PPU pada hari Kamis (18/6/2026). (Foto: Dinda/Korankaltim.com)
Jumat, 19/06/2026

Kepulangan Jamaah Haji Asal PPU pada hari Kamis (18/6/2026). (Foto: Dinda/Korankaltim.com)
Penulis: Dinda Ayu Dwi Meylani
KORANKALTIM.COM, PENAJAM – Wakil Bupati PPU Abdul Waris Muin mengonfirmasi satu dari rombongan jamaah haji PPU meninggal dunia akibat kondisi kesehatan yang menurun setelah menjalankan ibadah tawaf di Tanah Suci.
Hal itu disampaikan Waris kepada Korankaltim.com Jumat (19/6/2026) hari ini. “Alhamdulillah jamaah haji asal PPU mulai dari pemberangkatan selama dalam perjalanan selamat tiba di Madinah. Tapi ada salah satu jamaah kita, dari 147, ada satu yang kesehatannya kurang baik di Makkah. Setelah tawaf dia meninggal,” ujar Waris.
Berdasarkan informasi dari Kementerian Agama, jamaah yang wafat tersebut merupakan seorang laki-laki lanjut usia yang memiliki riwayat penyakit jantung. Almarhum meninggal dunia setelah menyelesaikan ibadah tawaf dan belum sempat mengikuti puncak pelaksanaan ibadah haji.
“Almarhum sempat tawaf tapi selesai itu meninggal dunia karena ada riwayat penyakit jantung dan sudah lanjut usia,” papar Waris lagi.
Almarhum sudah dimakamkan di Tanah Suci Makkah sesuai ketentuan yang berlaku bagi jamaah haji yang meninggal dunia di Arab Saudi. Sementara itu jemaah haji PPU lainnya menyelesaikan rangkaian ibadah dan kembali ke Tanah Air dalam kondisi selamat pada Kamis (18/6/2026) kemarin. Pemerintah Kabupaten PPU memfasilitasi kepulangan mereka dengan menyiapkan tiga armada bus untuk mengantar jamaah ke lokasi penjemputan.
Setibanya di Masjid Al-Ikhlas, Islamic Center Penajam, para keluarga menyambut kedatangan jamaah dengan penuh haru. Tangis bahagia dan rasa syukur mewarnai pertemuan kembali setelah menjalani ibadah haji selama beberapa pekan di Tanah Suci.
“Kami atas nama Pemerintah Kabupaten PPU berterima kasih kepada semua jamaah pulang dengan selamat dan tidak ada kejadian apa pun. Yang namanya perjalanan seperti itu, ibadah haji itu beda dengan ibadah lain. Di Makkah dan Madinah itu kita memang dikasih cobaan yang berbeda-beda oleh Allah. Makanya sebelum berangkat, jamaah haji itu banyak-banyak berdoa dan bermunajat,” tutup Waris.
Editor: Aspian Nur
Jumat, 19/06/2026
Kepulangan Jamaah Haji Asal PPU pada hari Kamis (18/6/2026). (Foto: Dinda/Korankaltim.com)
TERPOPULER