Menyikapi proses dan berbagai tuntutan yang tengah berjalan, pihak ponpes menyatakan akan bersikap kooperatif serta menyerahkan seluruh keputusan hukum maupun administratif kepada pemerintah.
“Alhamdulillah semuanya berjalan lancar. Apa pun hasilnya, Allah yang menilai. Sebagai muslim, kita mesti harus yakin bahwa apa yang disuarakan, semuanya Allah sudah menggariskan dan menuliskan itu,” ujar Pelaksana Tugas (Plt) Pimpinan Ponpes Modern Ibadurrahman, Ainul Khuri, Kamis (18/6/2026).
Terkait mencuatnya, isu penutupan izin operasional atau keputusan khusus lainnya, Ainul menegaskan pihak ponpes telah menjalin komunikasi resmi dengan pihak lintas sektor seperti Kementrian Agama (Kemenag) Kukar dan lainnya.
Seluruh dokumen kelayakan serta penjelasan mengenai tujuan masa depan lembaga tersebut juga sudah diserahkan secara langsung kepada Kemenag.
Ainul tekankan lembaga menjamin akan bersikap kooperatif dan menerima apa pun keputusan yang nantinya dikeluarkan oleh pemerintah.
“Kami pastikan tidak akan ada aksi massa atau demonstrasi penolakan dari pihak pesantren terkait hasil keputusan itu. Sudah kami jelaskan kepada Kemenag, masalah tujuan dan sebagainya. Kami, kalau misalkan tidak terima, masa mau demo? Kan tidak. Iya, tidak mungkin demo. Kami menerima saja,” tutupnya.
Editor: Erwin