Kamis, 18/06/2026
Kamis, 18/06/2026
Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas hadiri Festival Kemudahan dan Pelindungan Usaha Mikro Tahun 2026 di BSCC Dome Balikpapan, Rabu (17/6/2026). (Foto: Dok. Humas Pemkab Berau)
Kamis, 18/06/2026

Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas hadiri Festival Kemudahan dan Pelindungan Usaha Mikro Tahun 2026 di BSCC Dome Balikpapan, Rabu (17/6/2026). (Foto: Dok. Humas Pemkab Berau)
Penulis: Indri
KORANKALTIM.COM, TANJUNG REDEB – Komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau dalam memperkuat sektor usaha mikro sekaligus memperkenalkan potensi daerah kembali ditunjukkan melalui kehadiran Bupati Berau Sri Juniarsih Mas pada Festival Kemudahan dan Pelindungan Usaha Mikro Tahun 2026 di BSCC Dome Balikpapan, Rabu (17/6/2026).
Kegiatan yang digelar Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Republik Indonesia tersebut menjadi momentum strategis bagi daerah untuk memperluas jejaring usaha, memperkuat perlindungan pelaku UMKM, sekaligus membuka peluang promosi produk unggulan dan destinasi wisata kepada pasar yang lebih luas.
Mengusung tema “UMKM Terkoneksi, Tumbuh Berinovasi”, festival ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Kewirausahaan Nasional dan Hari UMKM Nasional Tahun 2026.
Ribuan pelaku usaha, pemerintah daerah, serta pemangku kepentingan hadir untuk membahas berbagai strategi pengembangan usaha mikro yang berkelanjutan.
Menteri UMKM RI, Maman Abdurrahman, menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan pelaku usaha menjadi kunci dalam membangun ekosistem UMKM yang kuat dan berdaya saing.
“Manfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya. Terus tingkatkan kualitas dan daya saing produk lokal agar UMKM kita semakin berkembang dan mampu naik kelas,” ujarnya.
Menurutnya, pemerintah terus mendorong berbagai program pemberdayaan melalui kemudahan perizinan, akses pembiayaan, perlindungan usaha, hingga peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Langkah tersebut dinilai penting untuk mempercepat formalisasi usaha dan meningkatkan produktivitas sektor UMKM nasional.
Sementara itu, Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud berharap festival tersebut mampu menjadi pemicu lahirnya UMKM yang lebih kompetitif dan siap menembus pasar nasional maupun global.
Bagi Kabupaten Berau, keikutsertaan dalam festival ini tidak hanya berfokus pada pengembangan usaha mikro, tetapi juga menjadi sarana memperkenalkan berbagai produk unggulan daerah yang memiliki keterkaitan erat dengan sektor pariwisata.
“UMKM harus menjadi tulang punggung ekonomi daerah yang mampu menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Di akhir kegiatan, Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas menegaskan bahwa seluruh informasi dan peluang yang diperoleh dari festival akan ditindaklanjuti untuk memperkuat program pembinaan UMKM di Berau.
Festival Kemudahan dan Pelindungan Usaha Mikro Tahun 2026 menjadi event perdana Kementerian UMKM yang digelar di Kalimantan Timur, sekaligus membuka ruang kolaborasi yang lebih luas bagi pelaku usaha untuk berkembang melalui akses layanan, pendampingan, dan penguatan daya saing di era ekonomi digital.
“Kami akan terus berupaya memberikan perlindungan, pembinaan, dan dukungan bagi UMKM di Kabupaten Berau agar semakin berkembang dan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah,” tandasnya.
Editor: Erwin
Kamis, 18/06/2026
Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas hadiri Festival Kemudahan dan Pelindungan Usaha Mikro Tahun 2026 di BSCC Dome Balikpapan, Rabu (17/6/2026). (Foto: Dok. Humas Pemkab Berau)
TERPOPULER