Kamis, 18/06/2026

Pengurus Baru KONI Kaltim Tancap Gas, Percepat Persiapan Porprov Paser 2026

Kamis, 18/06/2026

Tim formatur saat sampaikan komitmen mereka untuk tancap gas jelang Porprov 2026. (Foto: Ainur/Korankaltim.com)

Share
Join Grup Telegram Koran Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/+SsC4jer3I5syZWU1 atau klik tombol dibawah ini.

Grup Telegram Koran Kaltim

kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel.

Berita Terkait

Pengurus Baru KONI Kaltim Tancap Gas, Percepat Persiapan Porprov Paser 2026

Kamis, 18/06/2026

logo

Tim formatur saat sampaikan komitmen mereka untuk tancap gas jelang Porprov 2026. (Foto: Ainur/Korankaltim.com)

Penulis: Ainur Rofiah 

KORANKALTIM.COM, SAMARINDA — Kepengurusan baru Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kaltim langsung menghadapi tantangan besar usai proses penyusunan organisasi rampung. 

Fokus utama yang kini menjadi perhatian adalah percepatan persiapan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII Kaltim 2026 yang akan digelar di Kabupaten Paser.

Selain menyelesaikan finalisasi nomor tanding cabang olahraga, jajaran pengurus baru juga berencana melakukan evaluasi menyeluruh terhadap berbagai perangkat dan tim pendukung yang sebelumnya telah dibentuk oleh kepengurusan lama. 

Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan seluruh tahapan persiapan Porprov berjalan efektif dan sesuai target.

Anggota tim formatur KONI Kaltim, Dandri Dauri, mengatakan penataan perangkat pendukung akan menjadi agenda awal setelah surat keputusan (SK) kepengurusan baru diterbitkan oleh KONI Pusat.

Menurutnya, tidak seluruh personel yang tercantum dalam SK sebelumnya akan otomatis masuk dalam struktur baru. 

Pengurus akan melakukan evaluasi melalui mekanisme rapat pleno untuk menentukan kebutuhan organisasi dan komposisi tim yang akan bertugas mendukung pelaksanaan Porprov.

“Yang diakomodasi nanti tidak seluruhnya yang sudah ada di SK sebelumnya. Akan ada mekanisme melalui rapat pleno untuk mengevaluasi dan membentuk kembali tim yang diperlukan,” ujar Dandri belum lama ini.

Meski demikian, Dandri memastikan proses evaluasi tidak serta-merta menghapus seluruh perangkat yang telah bekerja selama ini. 

Pengurus baru tetap mempertimbangkan pengalaman dan kontribusi personel lama yang dinilai masih relevan dengan kebutuhan organisasi.

Ia memperkirakan sebagian besar anggota tim pendukung yang sebelumnya telah bekerja masih berpeluang dipertahankan untuk menjaga kesinambungan program dan mempermudah proses transisi kepengurusan.

“Mungkin sekitar 70 persen masih ada yang bertahan. Kira-kira seperti itu gambarannya,” katanya.

Menurut Dandri, evaluasi tersebut bukan semata-mata pergantian personel, melainkan upaya meningkatkan efektivitas kerja organisasi dalam menghadapi agenda olahraga terbesar tingkat provinsi yang tinggal menghitung bulan.

Dia optimistis susunan baru yang nantinya terbentuk mampu bekerja lebih maksimal dan memberikan dukungan yang lebih baik terhadap seluruh kebutuhan penyelenggaraan Porprov.

“Percaya saja, dan kami pastikan kinerja teman-teman nantinya akan lebih baik daripada sebelumnya,” tegasnya.

Di sisi lain, KONI Kaltim juga diburu waktu untuk menyelesaikan sejumlah agenda teknis yang menjadi dasar pelaksanaan Porprov. 

Salah satu yang paling mendesak adalah penetapan final nomor tanding cabang olahraga yang akan dipertandingkan.

Keputusan mengenai nomor tanding sangat penting karena menjadi acuan bagi KONI kabupaten dan kota dalam menyusun program latihan, melakukan seleksi atlet, hingga menyiapkan anggaran pembinaan menuju Porprov.

Dengan jadwal pelaksanaan yang semakin dekat, pengurus baru dituntut bergerak cepat agar tidak terjadi keterlambatan pada tahapan berikutnya.

“Kita tahu November sudah mulai. Jadi harus secepatnya. Kejar tayang pasti terjadi, tetapi mudah-mudahan hasilnya tetap maksimal,” ujar Dandri.

Sementara itu, anggota tim formatur KONI Kaltim lainnya, Hendra RA, mengakui bahwa sejumlah tim pendukung Porprov sebenarnya telah dibentuk pada periode kepengurusan sebelumnya. Namun, pergantian kepemimpinan di tubuh KONI Kaltim membuat penyesuaian struktur organisasi menjadi hal yang tidak dapat dihindari.

Menurutnya, perubahan kepengurusan harus diikuti dengan penyesuaian berbagai perangkat kerja agar sejalan dengan kebijakan dan arah kepemimpinan yang baru.

“Keputusan sebelumnya sudah membentuk sejumlah tim pendukung. Namun karena pucuk pimpinan KONI provinsi berubah, otomatis personel yang ada juga perlu disesuaikan,” katanya.

Hendra menambahkan, setelah SK kepengurusan baru diterbitkan KONI Pusat, pihaknya akan segera melakukan revisi terhadap berbagai surat keputusan yang berkaitan dengan persiapan Porprov Paser 2026.

Langkah tersebut diperlukan agar seluruh proses persiapan memiliki landasan administrasi yang jelas dan tidak menghambat pengambilan keputusan di lapangan.

“Setelah mendapatkan SK, kami harus bergerak cepat untuk merampungkan perubahan-perubahan yang diperlukan agar berbagai persoalan, termasuk nomor tanding, bisa segera diselesaikan,” ujarnya.

Dengan waktu persiapan yang semakin singkat, kepengurusan baru KONI Kaltim kini dituntut bekerja cepat sekaligus memastikan seluruh tahapan berjalan terukur. 

Keberhasilan menuntaskan konsolidasi organisasi dan agenda teknis dalam waktu dekat akan menjadi faktor penting bagi suksesnya penyelenggaraan Porprov VIII Kaltim 2026 di Kabupaten Paser.

Editor: Erwin

Pengurus Baru KONI Kaltim Tancap Gas, Percepat Persiapan Porprov Paser 2026

Kamis, 18/06/2026

Tim formatur saat sampaikan komitmen mereka untuk tancap gas jelang Porprov 2026. (Foto: Ainur/Korankaltim.com)

Share

Berita Terkait