Kamis, 27/08/2026
Kamis, 27/08/2026
Esports, satu dari beberapa cabang olahraga yang akan dipertandingkan pada Porprov vIII/2026. (dokesi)
Kamis, 27/08/2026

Esports, satu dari beberapa cabang olahraga yang akan dipertandingkan pada Porprov vIII/2026. (dokesi)
Penulis: Dinda Dwi Ayu Meylani
KORANKALTIM.COM, PENAJAM - Tak menunggu lama setelah terbentuk, Pengurus Kabupaten Esports Indonesia Penajam Paser Utara (Pengkab ESI PPU) periode 2026–2030 langsung tancap gas. Mereka mulai memburu talenta esports daerah untuk dipersiapkan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII Kalimantan Timur 2026 di Kabupaten Paser.
Tak ingin mengandalkan seleksi instan, ESI PPU menyiapkan pola perekrutan atau scouting melalui rangkaian turnamen local yang akan menjadi arena untuk menguji kemampuan sekaligus memantau konsistensi pemain yang berpotensi memperkuat kontingen PPU pada pesta olahraga multievent empat tahun tingkat provinsi itu.
Ketua Umum ESI PPU Muhammad Bijak Ilhamdani mengatakan, pembentukan kepengurusan baru harus segera diikuti dengan program nyata, terutama dalam pembinaan dan pencarian atlet. “Setelah kepenguruan terbentuk kami segera bergerak dan fokus utama kami adalah menyiapkan atlet untuk menghadapi Porprov Kaltim mendatang,” kata Bijak kepada Korankaltim.com Rabu (26/8/2026) kemarin.
Proses penjaringan akan dilakukan secara bertahap agar atlet yang terpilih tidak hanya memiliki kemampuan teknis, tetapi juga kesiapan bertanding. ESI PPU akan menggelar sejumlah turnamen pemanasan di tingkat lokal sebagai pintu masuk proses scouting. Dari kompetisi tersebut, tim pembinaan akan memantau kemampuan pemain secara langsung dan berkelanjutan.
“Kami segera menggelar rangkaian event pemanasan lokal untuk menjaring talenta potensial di PPU. Target partisipasi kami di Porprov Kaltim mendatang akan dipersiapkan melalui skema scouting atau pemanduan bakat langsung dari turnamen ke turnamen, bukan lewat sistem seleksi instan yang kaku,” papar Bijak.
Penilaian tidak hanya berdasarkan hasil pertandingan. ESI PPU juga akan melihat konsistensi performa, strategi, pemahaman taktis, kerja sama tim, serta kesiapan pemain menghadapi tekanan kompetisi.
Enam nomor esports menjadi fokus pemantauan yakni FIFA dan eFootball untuk kategori konsol. Sementara kategori perangkat seluler meliputi Mobile Legends, PUBG Mobile, eFootball Mobile dan Free Fire.
Selain pembinaan atlet, ESI PPU dalam waktu dekat juga akan melakukan audiensi dengan sejumlah perangkat daerah terkait. Langkah ini dilakukan untuk memastikan administrasi dan kebutuhan keikutsertaan cabang olahraga esports pada Porprov Kaltim 2026 dapat dipersiapkan sejak awal.
Turnamen lokal nantinya juga diarahkan untuk membangun basis data atlet esports PPU. Data tersebut akan menjadi dasar dalam menentukan pemain yang layak dibina dan dipersiapkan menuju Porprov. “Kami ingin membangun sistem pembinaan yang memiliki data dan arah yang jelas. Dari setiap event, kami bisa melihat potensi pemain, perkembangan mereka, serta nomor mana yang memiliki kekuatan di PPU,” tutup Bijak.
Editor: Aspian Nur
Kamis, 27/08/2026
Esports, satu dari beberapa cabang olahraga yang akan dipertandingkan pada Porprov vIII/2026. (dokesi)
TERPOPULER