Rabu, 26/08/2026
Rabu, 26/08/2026
Pelaksanaan penyaluran KPC 2025 di BanKaltimtara Kantor Cabang Penajam. (Dinda/korankaltim.com)
Rabu, 26/08/2026

Pelaksanaan penyaluran KPC 2025 di BanKaltimtara Kantor Cabang Penajam. (Dinda/korankaltim.com)
Penulis: Dinda Ayu Dwi Meylani
KORANKALTIM.COM, PENAJAM – Program Kartu Penajam Cerdas (KPC) Tahun Anggaran 2026 ditargetkan mulai disalurkan pada awal September mendatang. Bankaltimtara Kantor Cabang Penajam kini masih melakukan sinkronisasi dan pembaruan data penerima bersama Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU).
Pimpinan Bankaltimtara Kantor Cabang Penajam Agus Setiawan mengatakan, mereka terus berkoordinasi dengan Disdikpora PPU untuk memastikan data penerima yang akan digunakan dalam penyaluran bantuan telah sesuai.
Perbaikan yang dilakukan saat ini lebih banyak menyangkut kelengkapan dan pembaruan data penerima. Karena itu, proses tersebut diharapkan tidak menghambat target penyaluran KPC pada awal September.
“Awal September sudah jalan sih itu, paling lambat. Data-data yang perlu di-update saja, perubahan-perubahan minor saja datanya,” ujar Agus kepada Korankaltim, Rabu (26/8/2026).
KPC tahap pertama tahun ini menyasar 5.885 murid SD dan siswa SMP di PPU dengan rincian 3.248 orang merupakan murid SD dan 2.637 siswa SMP. Total anggaran yang disiapkan untuk penyaluran tahap pertama mencapai Rp3,4 Miliar.
Proses sinkronisasi data menjadi bagian penting sebelum bantuan disalurkan, terutama untuk memastikan siswa yang masuk dalam daftar penerima masih memenuhi kriteria dan datanya sesuai kondisi terbaru. Pendataan juga masih dibuka untuk mengakomodasi peserta didik baru maupun siswa pindahan yang belum tercantum dalam data awal.
Secara keseluruhan, populasi murid jenjang SD hingga SMP di PPU diperkirakan mencapai sekitar 29 ribu anak. Sementara bantuan KPC untuk siswa madrasah dialokasikan melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda PPU.
Di sisi lain, Disdikpora PPU memastikan proses penyaluran terus dikebut sesuai arahan pemerintah daerah. Plt Kepala Disdikpora PPU, Muhtar, mengatakan pihaknya sedang merampungkan rekapitulasi data penerima, termasuk memastikan data peserta didik baru kelas 1 SD dan kelas 7 SMP.
“Ini masih dalam proses rekap semua data siswa untuk menentukan jumlah pastinya. Komunikasi dengan pihak Bank BPD juga sudah berjalan. Begitu data pastinya rampung, langsung kami bergerak,” kata Muhtar.
Percepatan dilakukan agar bantuan pendidikan dapat segera diterima siswa yang menjadi sasaran program. “Secepatnya diupayakan sesuai apa yang disampaikan bupati,” tambahnya.
Disdikpora PPU juga menjadikan pelaksanaan KPC tahun sebelumnya sebagai bahan evaluasi. Pada 2025, tercatat 67 bantuan KPC tidak terealisasi karena sejumlah kendala, di antaranya siswa telah pindah domisili, orang tua sulit dihubungi karena kesibukan bekerja, hingga adanya penolakan dari orang tua penerima. “Kalau dari pihak orang tua memang menolak dan tidak mau menerima, kita tidak bisa memaksa. Dana tersebut nantinya akan kita kembalikan ke kas daerah,” pungkas Muhtar.
Editor : Aspian Nur
Rabu, 26/08/2026
Pelaksanaan penyaluran KPC 2025 di BanKaltimtara Kantor Cabang Penajam. (Dinda/korankaltim.com)
TERPOPULER