Minggu, 07/06/2026

Dinsos PPU Tampung Warga Terlantar di Rumah Singgah

Minggu, 07/06/2026

Rumah singgah Dinsos PPU, berlokasi di Jalan Provinsi, Kilometer 4, Kelurahan Nenang, Kecamatan Penajam. (Foto: Dinda/Korankaltim.com)

Share
Join Grup Telegram Koran Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/+SsC4jer3I5syZWU1 atau klik tombol dibawah ini.

Grup Telegram Koran Kaltim

kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel.

Berita Terkait

Dinsos PPU Tampung Warga Terlantar di Rumah Singgah

Minggu, 07/06/2026

logo

Rumah singgah Dinsos PPU, berlokasi di Jalan Provinsi, Kilometer 4, Kelurahan Nenang, Kecamatan Penajam. (Foto: Dinda/Korankaltim.com)

Penulis: Dinda Ayu Dwi Meylani

KORANKALTIM.COM, PENAJAM – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) terus mengoptimalkan fungsi rumah singgah untuk menampung dan membantu warga yang terlantar di wilayah PPU. Hingga Juni 2026, tercatat sudah tiga kasus warga terlantar yang ditangani melalui fasilitas tersebut.

Kepala Dinsos PPU, Ainie, menjelaskan rumah singgah disiapkan khusus untuk menampung orang-orang yang dinyatakan terlantar dan membutuhkan bantuan sementara sebelum dipulangkan atau diserahkan kepada keluarganya.

“Yang masuk ke rumah singgah yang kita persiapkan itu adalah menampung orang-orang yang dinyatakan terlantar,” kata Ainie, Minggu (7/6/2026).

Ia mencontohkan kasus yang terjadi bulan lalu. Saat itu, satu keluarga yang terdiri dari suami, istri, dan dua anak merantau dari Sumatra ke PPU dengan harapan mendapatkan pekerjaan. Namun setelah tiba di PPU, mereka tidak memperoleh pekerjaan dan akhirnya tinggal di sebuah pondok.

Kondisi keluarga tersebut kemudian dilaporkan oleh petugas kelurahan kepada Dinsos. Petugas langsung menjemput mereka dan membawa ke rumah singgah untuk mendapatkan bantuan.

“Kami berikan makan. Waktu itu sempat 10 hari. Kebetulan dia sakit, kami bawa berobat ke rumah sakit. Selama masih berada di sini, kami berikan makan tiga kali sehari,” ujarnya.

Selain memberikan kebutuhan dasar dan layanan kesehatan, Dinsos juga berkoordinasi dengan instansi terkait daerah asal keluarga tersebut. Setelah proses administrasi selesai, keluarga itu dipulangkan ke kampung halamannya melalui jalur laut.

Ainie mengatakan hingga Juni ini sudah ada tiga laporan warga terlantar yang ditangani. Salah satunya merupakan kasus yang sempat menjadi perhatian karena korban meninggal dunia.

Sementara kasus lainnya juga melibatkan seorang perantau yang datang ke Penajam namun tidak memiliki pekerjaan dan kemampuan untuk bertahan hidup. Dinsos kemudian memberikan bantuan dan memulangkannya ke daerah asal.

Menurut Ainie, penghuni rumah singgah tidak hanya berasal dari luar daerah. Beberapa warga PPU juga pernah mendapatkan layanan serupa setelah dilakukan asesmen oleh petugas.

“Ada juga orang Penajam. Setelah kami asesmen dan mendapatkan informasi profil keluarganya, kami lacak keluarganya dan kami kembalikan kepada keluarganya. Memang kadang sempat menginap di rumah singgah,” jelasnya.

Ia menegaskan rumah singgah diperuntukkan bagi warga yang benar-benar terlantar dan dinilai layak menerima bantuan karena tidak memiliki tempat tinggal maupun kemampuan memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Editor: Erwin

Dinsos PPU Tampung Warga Terlantar di Rumah Singgah

Minggu, 07/06/2026

Rumah singgah Dinsos PPU, berlokasi di Jalan Provinsi, Kilometer 4, Kelurahan Nenang, Kecamatan Penajam. (Foto: Dinda/Korankaltim.com)

Share

Berita Terkait